Paramount Yakin Ada Peningkatan Investasi Properti di Gading Serpong

Kompas.com - 18/10/2018, 14:29 WIB
Grand Amarillo di Gading Serpong ini merupakan proyek lanjutan dari klaster Amarillo Village yang diluncurkan Paramount Land pada Juli 2015 lalu. Dok Paramount LandGrand Amarillo di Gading Serpong ini merupakan proyek lanjutan dari klaster Amarillo Village yang diluncurkan Paramount Land pada Juli 2015 lalu.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Paramount Land meluncurkan produk rumah terbarunya, Grand Amarillo di Gading Serpong. Ini merupakan proyek lanjutan dari klaster Amarillo Village yang diluncurkan pada Juli 2015 lalu dan sebanyak 381 unit terserap dengan baik.

Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land, menuturkan Grand Amarillo akan diluncurkan secara bertahap dan tahap pertama diluncurkan sebanyak 94 unit dengan harga mulai Rp 1,2 miliar. Khusus untuk merespon permintaan konsumen, lanjut Aryo, Paramount akan mendesain hunian lebih luas dengan penambahan beberapa fitur.

"Kami upayakan juga beberapa cara pembayaran untuk menarik konsumen, di antaranya konsumen cukup membayar uang muka KPR Rp 66 jutaan dan bisa langsung akad. Ini kami lakukan Sabtu dan Minggu di rumah contoh," ujar Aryo, Rabu (17/10/2018). 

Adapun proyek ini berada di bagian selatan Gading Serpong dan menghubungkan Kota Gading Serpong dan Tol JORR II melalui BSD City. Peluncuran proyek ini, lanjut Aryo, dilakukan bertepatan dengan pembangunan infrastruktur jalan baru yang akan membuka akses dari Grand Amarillo ke Jalan Boulevard Raya Gading Serpong dan BSD.

"Sekaligus menjadi akses penghubung dengan klaster-klaster kami lainnya. Sekarang ini perpanjangan jalan menuju Jalan Boulevard sedang berlangsung dan direncanakan selesai  akhir Desember nanti," kata Aryo.

Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi, menambahkan bahwa penambahan infrastruktur tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama koneksi antarkawasan yang makin terbuka. Kemudahan koneksi inilah yang akan mendorong perekonomian Kota Gading Serpong dan kawasan-kawasan lain di sekitarnya untuk tumbuh lebih cepat.

"Lokasi properti bisa dikatakan prospektif itu kalau ada lokasi dan infrastruktur yang baik, akses yang memudahkan masyarakat dari dan ke tempat beraktivitasnya sebagai kaum, serta dekat dengan banyak fasilitas umum dan kebutuhan hidup sehari-hari," kata Andreas.

Di sisi lain, tambah Andreas, keuntungannya adalah dari sisi geografis, karena letak Kota Gading Serpong ada di tengah kawasan yang saling terkoneksi, yakni Alam Sutera di bagian timur, BSD City di selatan, dan Lippo Karawaci di sebelah barat.

"Kami optimistis potensi peningkatan investasi properti di Gading Serpong masih sangat besar, ditambah adanya akses langsung jalan tol dan sarana transportasi umum seperti stasiun kereta dan terminal di Tangerang," kata Andreas.

Berdasarkan data property affordability sentiment index H2-2018 yang dipaparkan Rumah.com, sebanyak 63 persen dari 1.000 responden berniat membeli rumah pada semester kedua 2018. Hasil survei ini mengindikasikan kondisi ekonomi dan khususnya pasar properti tahun 2018 cukup stabil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X