Kompas.com - 01/08/2018, 12:19 WIB

Sebagaimana dilaporkan Gazzetta.it, Senin (30/7/2018), jika dilihat dari atas, tampak panorama kota Turin, Italia, yang seolah-olah berada di bawah kaki CR7, julukan yang disematkan kepada Cristiano Ronaldo.

Berita selengkapnya: Di Italia, Ronaldo Bertetangga dengan Ahli Waris Raja Mobil Fiat

4. Pewarnaan separator di Jakarta jadi terlihat norak dan amburadul 

Arsitek senior yang juga Ketua IAI Ahmad Djuhara mengkritik upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewarnai separator jalan dalam rangka menyambut Asian Games 2018.

Tidak seharusnya infrastruktur kota diberi pewarnaan layaknya warna pelangi. Sebaliknya, infrastruktur kota seharusnya dibiarkan memiliki warna yang semestinya mengikuti kemurnian warna bahan.

"Dalam hal Kota Jakarta, akan sangat belang belonteng atau amburadul dan kumuh ya. Itu kata yang sangat kasar ya. Terasa tidak dipikirkan dengan benar, tidak direncanakan dengan benar pewarnaan-pewarnaan seperti itu," kata Djuhara kepada Kompas.com, Senin (30/7/2018).

Berita selengkapnya: Separator Diwarnai, Jakarta Jadi Norak dan Amburadul

5. Separator jalan warna-warni bisa mengaburkan fungsi 

Sejumlah pembatas jalan di Jakarta diwarnai oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menyambut Asian Games 2018.

Namun, upaya tersebut dinilai kurang tepat karena dikhawatirkan bakal mengaburkan fungsi dari pembatas itu sendiri.

 

"Pembatas jalan kan harusnya mengikuti standar sesuai fungsinya, (sebagai) pengarah, pengaman, pengatur dan pembatas. Jadi ya diwarnai sesuai fungsinya harusnya," kata Sekjen Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Zaki Muttaqien kepada Kompas.com, Senin (30/7/2018).

Pewarnaan ini, sebut dia, sama halnya seperti pengaturan guiding block atau jalur kuning pada trotoar yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas.

Berita selengkapnya: Separator Jalan Warna-warni Dikhawatirkan Mengaburkan Fungsi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.