Jasa Marga: Lima Tol Dibiayai Kredit Sindikasi

Kompas.com - 31/07/2018, 22:30 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan sindikasi dengan 16 bank konvensional dan syariah senilai Rp 11,363 triliun, Selasa (31/7/2018). PT Jasa Marga (Persero) TbkPT Jasa Marga (Persero) Tbk menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan sindikasi dengan 16 bank konvensional dan syariah senilai Rp 11,363 triliun, Selasa (31/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengungkapkan, setelah sindikasi kredit Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Elevated) pihaknya juga akan melakukan terobosan pembiayaan serupa untuk lima proyek jalan tol lainnya.

Kelima proyek jalan tol tersebut adalah Cengkareng-Kunciran, Serpong-Cinere, Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi), Balikpapan-Samarinda, dan Jakarta-Cikampek Sisi Selatan. 

"Tahun ini Jalan Tol Cengkareng-Kunciran, Serpong-Cinere, dan Balikpapan-Samarinda. Sementara Probowangi dan Jakarta-Cikampek Sisi Selatan tahun depan," ujar Desi menjawab Kompas.com, Selasa (31/7/2018). 

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Syariah Pertama di Indonesia

Adapun fasilitas kredit sindikasi untuk membiayai Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) senilai Rp 11,363 triliun atau 70 persen dari total investasi Rp 16,233 triliun.

Kredit sindikasi tersebut terdiri atas pembiayaan konvensional dan pembiayaan syariah. Porsi perbankan konvensional senilai Rp 8,9 triliun dan perbankan syariah Rp 2,4 triliun. 

Jalan Tol Balikpapan-SamarindaJasa Marga Jalan Tol Balikpapan-Samarinda
Bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arrangers and Bookrunners (JMLAB) adalah PT Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank CIMB Niaga, Tbk, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fasilitas pembiayaan konvensional diberikan oleh PT Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank CIMB Niaga, Tbk, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk, PT Bank DKI, dan PT Indonesia Infrastructure Finance.

Baca juga: Tol Syariah Perdana di Indonesia Telan Investasi Rp 16,23 Triliun

Sedangkan fasilitas pembiayaan syariah diberikan oleh PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah, PT Bank BRISyariah, Tbk, PT Bank BCA Syariah, PT Bank CIMB Niaga, Tbk-Unit Usaha Syariah, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)-Unit Usaha Syariah, dan PT Bank Maybank Indonesia, Tbk-Unit Usaha Syariah.

Foto udara bakal lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (6/6/2018). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi direncanakan terbagi menjadi tiga seksi yaitu meliputi Seksi I Probolinggo-Besuki (46,1 km), Seksi II Besuki-Curahkalak (59,5 km), dan Seksi III Curahkalak-Ketapang (66,4 km) dan ditargetkan selesai akhir tahun 2019.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Foto udara bakal lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (6/6/2018). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi direncanakan terbagi menjadi tiga seksi yaitu meliputi Seksi I Probolinggo-Besuki (46,1 km), Seksi II Besuki-Curahkalak (59,5 km), dan Seksi III Curahkalak-Ketapang (66,4 km) dan ditargetkan selesai akhir tahun 2019.
Sebelumnya, pda 20 Juli 2018, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama PT Astra Infra Toll Road melalui PT Marga Trans Nusantara menandatangani fasilitas kredit sindikasi bernilai Rp 3,3 triliun untuk proyek Jalan Tol Kunciran-Serpong.

Kredit sindikasi ini disalurkan lima bank. Empat di antaranya merupakan BUMN dan BUMD yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, dan Bank Riau Kepri. Satu bank lainnya merupakan swasta nasional yakni BCA.

Jalan Tol Kunciran-Serpong dirancang sepanjang 11,14 kilometer yang merupakan bagian dari Tol JORR 2.

Kredit sindikasi Rp 3,3 triliun itu merupakan bagian dari investasi total Rp 4,7 triliun dengan tenor 15 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X