Kompas.com - 09/07/2018, 20:09 WIB
Simbol kota dengan seni patri kaca, diantaranya simbol Kota Surabaya dengan gambar ikan hiu dan buaya, terdapat di bagian dinding luar gedung bekas Escomptobank (dibangun tahun 1904) yang menghadap Jalan Pintu Besar Utara, Jaka rta . Tunggal, Nawa Simbol kota dengan seni patri kaca, diantaranya simbol Kota Surabaya dengan gambar ikan hiu dan buaya, terdapat di bagian dinding luar gedung bekas Escomptobank (dibangun tahun 1904) yang menghadap Jalan Pintu Besar Utara, Jaka rta .

Penempatan kaca patri lazimnya berhadapan langsung dengan arah datangnya sinar matahari, sehingga memberikan efek tiga dimensional.

Pembuatan Kaca Patri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kaca Patri menempati urutan panjang sesuai dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam teknik pembuatannya.

Pada abad ke 12, kaca yang digunakan sangat tebal dan terbuat dari besi bebas silika. Besi tersebut kemudian dicampur dengan sisa soda atau garam abu serta kapur.

Campuran tersebut kemudian dipanaskan pada temperatur 3 ribu derajat Fahrenheit. Jika ingin membuat warna, maka ditambahkan oksida metalik.

Penemuan alat pemotong kaca yang terbuat dari bahan intan pada abad ke-16, praktis membuat kaca patri lebih cepat dibuat sehingga biayanya pun menjadi lebih murah.

Meski demikian, pembuatan kaca patri tidak mudah seperti yang dibayangkan. Ini karena bentuk kaca yang diinginkan tidak selalu dalam garis lurus.

Kaca yang berbentuk melengkung misalnya, membutuhkan kehati-hatian agar tidak pecah saat dipotong.

Sebelum membuat, perajin harus menggambar sketsa atau desain yang diinginkan. Setelah disetujui, barulah dibuat desain dengan ukuran 1:1. Kaca yang digunakan kemudian dipotong berdasarkan ukuran tersebut.

Selanjutnya adalah menyambung tiap kaca. Ada beberapa cara yang digunakan agar setiap kaca dapat tersambung sempurna.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.