Masuk Musim Kemarau, Yuk Buat "Green Wall" dengan Tanaman Ini

Kompas.com - 21/06/2018, 13:36 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi

KOMPAS.com - Musim kemarau, biasanya hawa di rumah akan terasa lebih panas.

Untuk menyiasati hal ini, Anda bisa membuat green wall atau dinding tanaman sebagai pelapis pada bagian luar rumah.

Mengapa dinding?

Jawabannya, karena dinding luar rumah merupakan bagian yang paling banyak terkena panas pada musim kemarau.

Menanam tanaman pada dinding terbukti mampu mengurangi suhu dan menyerap panas.

Green wall terbuat dari bingkai yang diisi beragam tanaman seperti lumut, rumput-rumputan, pakis, atau tanaman merambat.

Model taman vertikal atau green wall ini memang populer karena tidak membutuhkan tempat yang luas sebagai media tanamnya.

Baca juga: 6 Jawaban Tentang Renovasi dan Desain Rumah

Anda hanya perlu menyediakan dinding kosong yang bisa ditempel beberapa tanaman untuk mengurangi panas yang masuk ke rumah.

Tertartik mencobanya? Anda bisa membangun green wall sendiri di rumah dengan tiga jenis tanaman ini

Lumut

Anda dapat menemukan lumut di hampir seluruh toko tanaman.

Lumut merupakan salah satu elemen yang bisa mempercantik taman vertikal di rumah.

Lalu, buat papan gabus sebagai tempat tumbuh lumut. Tempelkan papan gabus tersebut pada piring atau bingkai yang dijadikan kerangka.

Bingkai tersebut nantinya akan ditempelkan pada dinding.

Bingkai yang digunakan untuk menempelkan tanaman bisa terbuat dari bahan apa saja, seperti kayu, plastik daur ulang, logam, dan bahan-bahan lainnya tergantung dari desain yang diinginkan.

IlustrasiThinkstock Ilustrasi
Beberapa bingkai terbuat dari papan dan ditempeli busa agar tanaman bisa menempel.

Sementara, media lainnya terbuat dari baki yang dibuat seluas mungkin untuk menampung tanah atau media tanam lain agar tanaman dapat tumbuh dengan sempurna.

Namun, perlu diperhatikan ketika Anda menempelkan bingkai papan lumut tersebut pada dinding, gunakan paku payung atau dengan sedikit lem.

Pakai lem khusus yang biasa digunakan untuk tanaman, agar tidak merusak tanaman.

Tanaman udara (Air Plant)

Tillandsia merupakan keluarga Bromelia yang memiliki sekitar 540 spesies tanaman.

Tanaman jenis ini juga sering disebut dengan air plant atau tanaman udara mampu mengambil nutrisi dari udara di sekitarnya.

Perawatannya yang cukup mudah membuat Tillandsia ini menjadi salah satu primadona sebagai tanaman hias.

Baca juga: 8 Inspirasi Desain Ruang Kerja di Rumah Minimalis

Hampir semua tanaman jenis ini sering ditemukan di Amerika Selatan, Amerika tengah, beberapa wilayah di Meksiko, dan daerah perbatasan Amerika Serikat.

Tillandsia merupakan tanaman yang berkembang cukup baik di daerah gurun, hutan, dan pegunungan dan membutuhkan sedikit air untuk tumbuh.

Cara menumbuhkannya sangat mudah, sama seperti dengan cara menumbuhkan lumut pada green wall.

Pertama, Anda mungkin perlu menyediakan bingkai kayu sebagai penyangga.

Kemudian, tambahkan kawat jala (chicken wire) ke dalam bingkai. Selanjutnya, Anda tinggal menjepitkan tanaman tersebut ke bingkai atau menalinya. Mudah bukan?

Tanaman ini tak memerlukan perawatan khusus. Anda tinggal merendamnya semingu sekali selama satu jam.

Baca juga: 6 Jawaban Tentang Renovasi dan Desain Rumah

Tanaman ini juga membutuhkan cahaya yang cukup, jadi pastikan lokasi green wall di rumah menghadap ke sinar matahari langsung.

Buah dan sayuran

Tanaman buah dan sayuran seperti stroberi, chives (tanaman yang menyerupai daun bawang), thyme (rempah Mesir), dll.

Hampir semua tanaman sayur dapat digunakan sebagai tumbuhan pada green wall, bahkan wortel dan kentang sekalipun.

Namun, sayur yang paling baik digunakan untuk green wall adalah tanaman yang memang ditumbuhkan untuk dikonsumsi daunnya seperti bayam, kubis, dan daun selada.

Jika Anda berencana untuk mengunakan sayuran ini, pastikan tempat tumbuh tanaman terkena sinar matahari yang cukup dan terlindung dari angin.

Jangan lupa untuk menanam tanaman ini dalam kotak atau kantung tanah yang mengandung kompos dan lumut sphagum.

Anda juga bisa menggunakan perlite atau media tanam organik yang tentunya lebih ringan untuk digantungkan pada dinding.

Kompas TV Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menggelar lelang barang sitaan kendaraan mobil dan sepeda motor, hasil tindak pidana korupsi dan pidana umum.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
Tol Balikpapan-Samarinda Dilengkapi Dua 'Rest Area' Tipe A

Tol Balikpapan-Samarinda Dilengkapi Dua "Rest Area" Tipe A

Berita
Senin Pukul 20.00 WIB, Berlaku Buka Tutup Lajur Tol JORR Seksi E1-E3

Senin Pukul 20.00 WIB, Berlaku Buka Tutup Lajur Tol JORR Seksi E1-E3

Berita
Cegah Pencemaran di Danau Toba, Pemerintah Bangun IPAL Parapat

Cegah Pencemaran di Danau Toba, Pemerintah Bangun IPAL Parapat

Fasilitas
Revitalisasi TPA Sampah Pengengat Rp 21,2 Miliar Rampung Juni 2021

Revitalisasi TPA Sampah Pengengat Rp 21,2 Miliar Rampung Juni 2021

Berita
Seluruh Seksi Tol Balikpapan-Samarinda Bisa Dilintasi Pertengahan 2021

Seluruh Seksi Tol Balikpapan-Samarinda Bisa Dilintasi Pertengahan 2021

Berita
Tajur Surya Pasarkan Tower B Apartemen Royal Heights Mulai Rp 400 Jutaan

Tajur Surya Pasarkan Tower B Apartemen Royal Heights Mulai Rp 400 Jutaan

Apartemen
komentar di artikel lainnya
Close Ads X