Kompas.com - 03/06/2018, 13:30 WIB

Peritel perlengkapan bayi asal Inggris, Mothercare, semakin larut dalam pusaran kelamnya industri ritel.

Pada Jumat (1/6/2018), Mothercare mesti merelakan 50 gerainya di Negeri Big Ben gulung tikar.

Hal itu menyusul persetujuan pemilik lahan atau landlords atas langkah company voluntary arrangement (CVA) yang ditempuh Mothercare.

Asal tahu saja, CVA adalah upaya menyelamatkan bisnis terancam karam dengan cara mengurangi biaya sewa dengan tuan tanah.

Dalam kesepakatan CVA, Mothercare mendapat keringanan biaya sewa sebesar 65 persen pada 50 gerai yang tumbang tersebut.

Interim Executive Chairman Mothercare Clive Whiley mengatakan, kesepakatan CVA merupakan langkah krusial untuk menyelamatkan Mothercare dari kepunahan.

"Kami dapat mempercepat transformasi bisnis Mothercare," ucapnya kepada The Guardian, Sabtu (2/6/2018).

Selengkapnya: 50 Gerai Mothercare Resmi Bangkrut

4. Terus berlanjut, hancurnya mimpi IKEA bangun toko

Peritel furnitur asal Swedia, IKEA, terus menguak batalnya rencana buka toko. Belum diketahui pasti kapan aksi akan berakhir.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.