Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berita Menarik: Jalanan Singapura Terbelah hingga Kondisi Tol Brexit

Kompas.com, 3 Juni 2018, 13:30 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah jalan di Singapura mendadak terbelah. Hal ini membuat kondisi lalu lintas di sana menjadi padat.

Demikian salah satu kabar terpopuler di kanal properti Kompas.com sepanjang Sabtu (2/6/2018). Di samping itu ada pula kabar lain seputar persiapan mudik dan tsunami ritel di berbagai negara.

Berikut kabar selengkapnya:

1. Jalan di Singapura terbelah

Adam Road, sebuah jalan di Singapura mendadak patah pada permukaannya pada Jumat (1/6/2018) pagi. Kemacetan panjang pun tak dapat terhindarkan akibat perisitas tersebut.

Tak hanya itu, layanan transportasi publik ikut terganggu akibat patahan di ruas jalan itu.

Hasil penyelidikan Otoritas Transportasi Darat Singapura, patahan disebabkan akumulasi air di tepi ruas Adam Road. Air tersebut menggenang akibat hujan deras.

"Tekanan air membuat bagian jalan terdorong dan akhirnya memunculkan patahan pada permukaannya," jelas LTA dalam pernyataannya, Jumat malam.

Selengkapnya Jalanan di Singapura Mendadak Terbelah, Ini Sebabnya

Kondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Perawatan dilakukan guna persiapan arus mudik 2018. Ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi II dan IV (Brebes Timur-Pemalang) siap diujicoba beroperasi sehingga dapat digunakan pada arus mudik lebaran 2018.MAULANA MAHARDHIKA Kondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Perawatan dilakukan guna persiapan arus mudik 2018. Ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi II dan IV (Brebes Timur-Pemalang) siap diujicoba beroperasi sehingga dapat digunakan pada arus mudik lebaran 2018.

2. Tol Brexit kini...

Gerbang Tol (GT) Brebes Timur atau biasa disebut Brexit pernah demikian populer pada musim mudik 2016 lalu.

Salah satu akses keluar dari Jalan Tol Pejagan-Pemalang ini awalnya diharapkan sebagai pengurai kemacetan. Namun, kenyataannya kendaraan pemudik parkir berjamaan hingga mencapai 18 kilometer.

Lalu, bagaimana kabar GT Brexit kini?

Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com, kembali memantau secara langsung kondisi di lapangan.

13 hari jelang Lebaran, kondisi faktual ruas tol dengan panjang total 57,5 kilometer ini tengah dilakukan perawatan.

Mulai dari peletakan rubber cone, penegasan marka jalan, hingga pemasangan lampu penerang jalan di beberapa Simpang Susun.

Kepala Seksi Pemeliharaan Tol Pejagan-Pemalang Mita Lolita menuturkan, pemeliharaan dilakukan secara berkala. Jelang mudik tahun ini, aktivitas tersebut makin intensif dilakukan.

"Kami ingin pemudik merasa nyaman melakukan perjalanannya. Untuk biaya pemeliharaan kami tidak bisa menyebutkan. Tapi yang pasti ini terus kami tingkatkan," kata Mita kepada Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com, Sabtu (2/6/2018).

Ulasannya: Apa Kabar Tol Brexit? Ini Kondisi Terbarunya...

MothercareSHUTTERSTOCK Mothercare

3. 50 gerai Mothercare resmi bangkrut

Peritel perlengkapan bayi asal Inggris, Mothercare, semakin larut dalam pusaran kelamnya industri ritel.

Pada Jumat (1/6/2018), Mothercare mesti merelakan 50 gerainya di Negeri Big Ben gulung tikar.

Hal itu menyusul persetujuan pemilik lahan atau landlords atas langkah company voluntary arrangement (CVA) yang ditempuh Mothercare.

Asal tahu saja, CVA adalah upaya menyelamatkan bisnis terancam karam dengan cara mengurangi biaya sewa dengan tuan tanah.

Dalam kesepakatan CVA, Mothercare mendapat keringanan biaya sewa sebesar 65 persen pada 50 gerai yang tumbang tersebut.

Interim Executive Chairman Mothercare Clive Whiley mengatakan, kesepakatan CVA merupakan langkah krusial untuk menyelamatkan Mothercare dari kepunahan.

"Kami dapat mempercepat transformasi bisnis Mothercare," ucapnya kepada The Guardian, Sabtu (2/6/2018).

Selengkapnya: 50 Gerai Mothercare Resmi Bangkrut

IKEASHUTTERSTOCK IKEA

4. Terus berlanjut, hancurnya mimpi IKEA bangun toko

Peritel furnitur asal Swedia, IKEA, terus menguak batalnya rencana buka toko. Belum diketahui pasti kapan aksi akan berakhir.

Sebelumnya diberitakan, IKEA telah meruntuhkan mimpinya melayani masyarakat di sejumlah kawasan, antara lain Preston di Inggris, serta Cary dan Arizona di Amerika Serikat.

Syahdan, langkah getir kembali diambil IKEA di Nashville, Amerika Serikat. Mereka batal mendirikan gerai di kota itu.

Batalnya pembukaan toko masih berkaitan dengan rencana IKEA mengerem pembukaan toko fisik. Peritel kondang itu kini mulai berfokus dagang daring.

"Keputusan ini (pembatalan buka toko) amatlah berat. Bagaimana pun, kami tetap tidak akan melanjutkan pembukaan toko di Nashville," ungkap juru bicara IKEA, Latisha Bracy, kepada The Tennessean, Kamis (31/5/2018).

Baca juga: Terus Berlanjut, Hancurnya Mimpi IKEA Bangun Toko

Arus mudik kendaraan dua hari menjelang Idul Fitri di ruas tol pantura (Cipali dan Palikanci), Jawa Barat, tersendat sepanjang 42 kilometer, Rabu (15/7/2015). Arus kendaraan terpantau tersendat dari Ciperna (Tol Palikanci) kilometer 205 hingga Majalengka (Tol Cipali) kilometer 163. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO - ARI PRASETYO Arus mudik kendaraan dua hari menjelang Idul Fitri di ruas tol pantura (Cipali dan Palikanci), Jawa Barat, tersendat sepanjang 42 kilometer, Rabu (15/7/2015). Arus kendaraan terpantau tersendat dari Ciperna (Tol Palikanci) kilometer 205 hingga Majalengka (Tol Cipali) kilometer 163.

5. Tak perlu khawatir antre di rest area Tol Palikanci

General Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Purbaleunyi Reza Febrano mengaku telah melakukan berbagai persiapan menjelang arus mudik pada Lebaran tahun ini.

Selain rekayasa lalu lintas, persiapan itu juga dilakukan di rest area, termasuk di rest area Km 207 untuk arus mudik dan Km 208 Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) untuk arus balik.

"Kami menyiapkan 15 toilet yang terdiri 7 wanita dan 8 toilet pria. Ada juga mushala serta penambahan unit armada yang disiagakan," kata Reza Febriano saat memberi pemaparan di Rest Area 207 Tol Palikanci, Kamis (31/5/2018).

Unit armada yang dimaksud, menurut dia, yaitu 5 mobil derek, 2 ambulans, 1 kendaraan rescue, dan 2 watertank.

Sementara itu, ada 4 variable messages sign (VMS) yang dipasang di akses masuk untuk memberikan informasi teraktual.

Baca juga: Kini, Pemudik Tak Perlu Khawatir Antre di Rest Area Tol Palikanci

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau