Kompas.com - 29/05/2018, 08:00 WIB

Selain konsep berkelanjutan, PT Cahaya Warna Prima juga mengusung genre desain yang mengadopsi budaya lokal, serta mengadaptasi topografi lahan yang berkontur.

"Lahan yang berkontur ini dengan pemandangan samudera lepas, adalah pertimbangan utama kami memilih lokasi Six Senses di Uluwatu. Selain juga privasi dan ketenangan," kata Direktur Utama PT Cahaya Warna Prima Petter Hendrady.

Ada pun fasilitas yang melengkapinya antara lain kapel pernikahan, ruang serbaguna, ruang pertemuan, restoran, bar, kolam renang, serta kebun organik.

Untuk dapat menikmati hotel mewah ini, tamu harus merogoh kocek sebesar 700 dollar AS hingga 800 dollar AS per malam.

Menilik besaran tarifnya yang hanya bisa dijangkau pasar nieche, wajar bila General Manager Six Senses Hotels Resorts Spa Manish Puri menargetkan tingkat okupansi pada setahun pertama hanya 50-55 persen.

"Angka ini sudah cukup bagus untuk kelas hotel mewah seperti Six Senses. Tapi ini akan berkembang bertahap hingga mencapai angka okupansi maksimal," kata Manish. 

Kehadiran Six Senses Hotels Resorts Spa Bali, bakal menambah daftar total kamar hotel di Pulau Dewata ini.

Menurut riset JLL Indonesia, hingga tiga tahun ke depan, terdapat sejumlah total 15.300 kamar hotel baru.

Dari jumlah tersebut, 17 persen di antaranya merupakan hotel dengan klasifikasi mewah. Ini artinya ada 2.601 kamar hotel mewah baru.

Six Senses Hotels Resorts Spa Uluwatu, Bali.Dokumentasi PT Cahaya Warna Prima Six Senses Hotels Resorts Spa Uluwatu, Bali.
Sementara komposisi terbesar masih didominasi hotel kelas menengah yakni sebesar 41 persen, kelas ekonomi 21 persen dan kelas atas 16 persen.

Bertambahnya hotel kelas mewah di Bali didorong oleh kenaikan tingkat hunian. Per November 2014, tingkat hunian hotel kelas mewah tumbuh sebesar lima persen dari tahun 2013, atau paling tinggi dibanding kelas hotel lainnya. 

Sementara tarif rerata harian (average daily rate) menurun 10 persen, menjadi sebesar 445,45 dollar AS atau ekuivalen dengan Rp 5,5 juta per malam. Hal ini disebabkan bertambahnya sejumlah kamar hotel baru yang masuk pasar pada tahun 2014.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.