Kompas.com - 18/05/2018, 20:00 WIB

"Saya berbicara dengan Mark dan berpikir dia mengerti serta menghargai keputusan ini (PHK) diambil,” cetus Alan.

Baca juga: Krisis Mothercare, dari Bos Pamit hingga Laba Jeblok

"Kami telah melihat hasilnya selama beberapa tahun terakhir dan terus terang kami kecewa. Harga saham, kinerja perusahaan, dan hasilnya belum sesuai keinginan,” imbuh Alan terkait alasan pemecatan Mark.

Komentar Alan itu rupanya bukanlah akhir kisah perjalanan Mark di Mothercare. Mark kembali ke posisinya setelah satu bulan diberhentikan.

Pekerjaan berat kini menanti sentuhan magis Mark.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.