Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Profil Mark Newton-Jones, Bos Mothercare yang Kembali Pasca Dipecat

Setelah satu bulan didepak dari posisinya, ia justru mendapat durian runtuh. Secara sensasional, Mark dipinang kembali untuk menakhodai peritel yang terancam bangkrut itu.

Bersamaan dengan kembalinya Mark, Mothercare mengumumkan kegentingan bisnis. Tsunami ritel menyepak peritel perlengkapan bayi itu.

Pada Kamis (17/5/2018), secara sah Mothercare melansir ambruknya 50 gerai mereka. Angka itu mencapai sepertiga dari aset properti mereka di Negeri Big Ben.

Lantas siapa sesungguhnya Mark Newton-Jones? Apa kompetensinya sehingga Mothercare terpincut menariknya pulang kembali?

Melansir The Independent, Mark bergabung dengan Mothercare pada 2014 lalu. Jauh sebelum mengurus bisnis kebutuhan bayi, Mark telah menekuni industri ritel selama lebih kurang tiga dekade.

Mark lantas pamit dari Next dan bergabung dengan Shop Direct pada 2003.

Kala itu, Shop Direct mengalami masa turbulensi. Bisnis merek Littlewoods dan Very yang merupakan bagian dari Shop Direct , tengah redup.

Namun, di tangan Mark, peritel serba ada itu mampu bangkit dan mengalami perkembangan bisnis cukup pesat.

Pada era 2005, Littlewoods mampu menjadi peritel daring yang disegani di Inggris.

Mark yang kini berusia 51 tahun, sempat mengalami kegalauan batin pada 2012 silam. Ia berniat hengkang dari Shop Direct untuk mencari tantangan baru.

Akan tetapi, saat itu bisnis Shop Direct lagi kembang kempis. Mark urung angkat kaki. Ia mempertimbangkan untuk bertahan memimpin Shop Direct untuk satu atau dua tahun lagi.

Dia sempat mengatakan kepada The Telegraph pada Januari 2012,”Saya baru saja memutuskan untuk bertahan hingga Natal, dapatkah saya berkomitmen tiga hingga lima tahun lagi di perusahaan ini?”

Pujian dan komentar sinis

Pertanyaan itu akhirnya berjawab. Ia masih bertahan beberapa tahun sampai akhirnya masuk sebagai pelaksana tugas orang nomor satu di Mothercare pada Maret 2014. Saat itu, bos Mothercare Simon Calver mundur dadakan.

Warisan Simon di Mothercare adalah sengkarut internal perusahaan. Mark pun mesti berjuang keras mengendalikan situasi agar Mothercare tidak bangkrut.

Waktu itu, Chairman Mothercare Alan Parker memuji Mark sebagai pemimpin potensial.

Komentar Alan di atas amat berbeda dengan yang dia ucapkan April lalu saat melengserkan Mark.

"Saya berbicara dengan Mark dan berpikir dia mengerti serta menghargai keputusan ini (PHK) diambil,” cetus Alan.

"Kami telah melihat hasilnya selama beberapa tahun terakhir dan terus terang kami kecewa. Harga saham, kinerja perusahaan, dan hasilnya belum sesuai keinginan,” imbuh Alan terkait alasan pemecatan Mark.

Komentar Alan itu rupanya bukanlah akhir kisah perjalanan Mark di Mothercare. Mark kembali ke posisinya setelah satu bulan diberhentikan.

Pekerjaan berat kini menanti sentuhan magis Mark.

https://properti.kompas.com/read/2018/05/18/200000521/profil-mark-newton-jones-bos-mothercare-yang-kembali-pasca-dipecat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar