Kompas.com - 21/03/2018, 17:30 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com – Empat anggota direksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan dicopot. Pencopotan tersebut dilakukan menyusul rentetan kasus kecelakaan konstruksi pada proyek yang dikerjakan Waskita.

Baca juga : Ada Apa dengan Waskita Karya?

Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Ahmad Bambang ,engungkapkan hal tersebut saat rapat kerja antara Komisi V DPR dengan Kementerian PUPR, Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan di Kompleks Parlemen, Rabu (21/3/2018).

“Rencananya ada empat yang bertanggung jawab pada operasi, SDM dan direktur utama,” kata Bambang.

Petugas dari kepolisian mengecek kondisi pasca robohnya cetakan beton tiang pancang proyek Jalan Tol Becakayu, di Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/02/2018). Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB saat pekerja sedang melakukan pengecoran. Terdapat tujuh korban yang dilarikan ke Rumah Sakit UKI dan Polri.MAULANA MAHARDHIKA Petugas dari kepolisian mengecek kondisi pasca robohnya cetakan beton tiang pancang proyek Jalan Tol Becakayu, di Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/02/2018). Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB saat pekerja sedang melakukan pengecoran. Terdapat tujuh korban yang dilarikan ke Rumah Sakit UKI dan Polri.
Keputusan pencopotan itu menjadi salah satu poin rekomendasi yang diberikan Kementerian PUPR kepada Kementerian BUMN, setelah insiden ambruknya bekisting pierhead proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) beberapa waktu lalu. Proyek tersebut juga digarap oleh Waskita Karya.

Baca juga : Klarifikasi Waskita, yang Jatuh Bekisting Pierhead Bukan Tiang

Soal penggantinya, Bambang masih enggan untuk mengungkapkannya. Alasannya, saat ini masih dalam tahap uji kepatutan dan kelayakan terhadap sejumlah kandidat.

“Karena ini perusahan Tbk, betul ada perubahan cukup besar di direksi. Terutama Waskita, namun (masih) dalam proses fit and proper test,” kata dia.

Untuk diketahui, perusahaan pelat merah itu dipimpin oleh M Choliq sebagai Direktur Utama. Adapun jajaran di bawahnya terdapat Agus Sugiono sebagai Direktur SDM dan Sistem, dan Tunggul Rajagukguk selaku Direktur Keuangan dan Strategi.

Selanjutnya ada Adi Wibowo selaku Direktur Operasi I, Nyoman Wirya Adnyana selaku Direktur Operasi II, dan Bambang Rianto selaku Direktur Operasi III.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.