Yayasan ars86care Renovasi TK Ramah Anak - Kompas.com

Yayasan ars86care Renovasi TK Ramah Anak

Kompas.com - 22/01/2018, 14:02 WIB
Renovasi Dwija Wiyata KindergartenFacebook ars86care Renovasi Dwija Wiyata Kindergarten

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak cara dilakukan sebagai bentuk kontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat. Salah satunya adalah merenovasi sekolah taman kanak-kanak (TK).

ars86care Foundation baru-baru ini memperkenalkan konsep Ruang Ramah Anak melalui program renovasi Sekolah Ramah Anak.

Program ini meliputi kegiatan merenovasi TK-TK di Jawa Tengah agar menjadi ramah anak dan peduli lingkungan, dibantu oleh para donatur yang bersama-sama menjalani visi dalam menciptakan Ruang Ramah Anak.

Humas ars86care Foundation Anjani Sasikirana mengatakan, program tersebut dinamakan volunteering event atau aksi sukarela  yang berlangsung dalam kurun waktu dua kali dalam setahun,.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para donatur dan anak-anak dalam lingkungan sekolah yang telah mereka bantu dan juga untuk meresmikan sekolah yang baru saja direnovasi," dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (22/1/2018).

Beragam aktivitas yang melibatkan anak-anak dan para donatur akan menjadi fokus utama acara ini.

Volunteering Event ini juga sekaligus memperkenalkan dua TK yang tahun ini dibantu oleh ars86care foundation dengan dana dari Credit Suisee dan dalam bentuk hibah dari CS Asia Pacific Philanthropy.

Credit Suisse pada 2017 mendanai dua sekolah yaitu Dwija Wiyata Kindergarten, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul dan TK PKK2 Giripanggung.

Salah satu keunikan dari sekolah yang dibantu adalah penambahan fitur hijau pada bangunan seperti solar panel, lubang biopori, sumur penyerapan air dan vertical garden.

Acara serupa kembali diadakan di Dwija Wiyata Kindergarten pada 20 Januari 2018.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparat desa, guru sekolah, anak-anak, orang tua murid dan juga donatur yaitu Perusahan Credit Suisse Singapura.

Lebih dari 40 sukarelawan Credit Suisse ikut berpartisipasi dalam rangkaian acara ini.

Tahun ini, para sukarewalan akan diminta untuk berkreasi dengan anak-anak dengan membuat alat peraga edukasi yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah untuk kegiatan mengajar sehari-hari.

Anak-anak didampingi oleh para guru dan para sukarelawan akan mengenal warna, bentuk dan tekstur dengan membuat lilin atau lebih dikenal dengan sebutan Play-Doh dari bahan-bahan yang dapat mereka temukan di rumah masing-masing.

Selain belajar berkreasi, ars86care juga ikut serta menjaga lingkungan dengan mengusung konsep “Peduli Lingkungan”.

Para sukarelawan akan ikut berpartisipasi dalam membuat kebun susun, dan membuat lubang biopori untuk kelangsungan penghijauan area sekolah.

Tidak hanya itu, para sukarelawan juga akan ikut serta mengecat tempat sampah yang nantinya akan digunakan oleh pihak sekolah untuk menyeleksi sampah daur ulang.

Para sukarelawan juga akan membantu pengecatan bangku dan meja belajar murid, dengan kreasi warna menarik untuk digunakan dalam kegiatan anak-anak sehari-hari di sekolah.

Di penghujung hari, para sukarelawan ikut mengantar beberapa anak TK ini pulang ke rumahnya, sambil menikmati alam desa.

Didampingi para guru, aparat juga orang tua murid, para sukarelawan berkesempatan untuk berinteraksi dengan komunitas yang telah mereka bantu sambil menyusuri perjalanan yang biasa ditempuh anak-anak menuju sekolahnya.

Keterlibatan para sukarelawan dan anak-anak diharapkan akan mengembangkan rasa kebersamaan mereka dalam membangun Sekolah Ramah Anak dan Sekolah yang Peduli Lingkungan.


EditorHilda B Alexander

Close Ads X