Terkena Proyek Jalan Tol Batang-Semarang, Lima Sekolah Dibongkar - Kompas.com

Terkena Proyek Jalan Tol Batang-Semarang, Lima Sekolah Dibongkar

Kontributor Kendal, Slamet Priyatin
Kompas.com - 13/11/2017, 17:48 WIB
Siswa SDN Protomulyo Kaliwungu Selatan Kendal, saat melihat proses pembebasan lahan untuk proyek Tol Batang-Semarang.Kompas.com/Slamet Priyatin Siswa SDN Protomulyo Kaliwungu Selatan Kendal, saat melihat proses pembebasan lahan untuk proyek Tol Batang-Semarang.

KENDAL, kompasProperti - Empat SDN dan satu SMPN di Kendal Jawa Tengah, dibongkar karena terkena proyek pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang.

Masing-masing sekolah dasar itu adalah SDN Protomulyo Kaliwungu Selatan, SDN Sumberagung 1 dan 2 Weleri, serta SDN Sumbersari Ngampel. Akibatnya, para siswa harus belajar di madarasah diniyah awaliyah (MDA) terdekat.

Sedangkan satu SMPN yang dibongkar adalah SMPN 2 Pegandon Kendal.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Joko Supratikno mengatakan 4 SDN tersebut berdiri di tanah milik desa. Sesuai aturan, proses ganti tanahnya harus mendapat persetujuan Gubernur Jawa Tengah.

“Kalau tanah penggantinya sudah ada. Jarak dari lokasi lama, semuanya hanya sekitar 500 meter,” ujar Joko kepada KompasProperti, Senin (13/11/2017).

Joko menambahkan, kalau nanti ganti tanahnya sudah mendapat persetujuan dari gubernur, pembangunan sekolah akan segera dimulai.

Pembangunan sekolah itu, dilakukan oleh PT Waskita Toll Road selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Jalan Tol Batang-Semarang.

Soal proses ganti tanah milk desa, kata Joko, yang mengetahui adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades).

Kepala Dispermades Kendal, Subaidi, sendiri mengakui gedung 4 SDN dan 1 SMPN yang terkena proyek jalan tol, berdiri di atas tanah milk desa.

Saat ini, proses penggantian kelima gedung sekolah tersebut belum rampung.

“Yang sudah selesai prosesnya baru SDN Protomulyo,” sebut Subaidi. 

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Anissa, meminta kepada BUJT, supaya nantinya mempercepat pembangunan sekolah yang terkena proyek jalan tol.

"Ini untuk para siswa agar segera dapat menempati sekolah dan memulai proses belajar mengajar secara normal," kata Mirna.

PenulisKontributor Kendal, Slamet Priyatin
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM