Dianggap Tidak Adil, Ini Jawaban Basuki kepada Kontraktor Daerah

Kompas.com - 11/12/2017, 22:00 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Kompas.com / Dani PrabowoMenteri PUPR Basuki Hadimuljono
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menampik anggapan bila selama ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan kontraktor swasta besar banyak memonopoli proyek konstruksi yang dicanangkan pemerintah.

Akibatnya, banyak kontraktor skala kecil di daerah yang pada akhirnya tak mampu bersaing dengan kontraktor besar.

Basuki menjelaskan, sepanjang tahun ini ada 11.975 paket pekerjaan yang digarap Kementerian PUPR dengan nilai sebesar Rp 83 triliun.

"Itu pun yang nilainya Rp 50 miliar sampai 100 miliar hanya 108 paket, dan yang di atas Rp 100 miliar yang ketetapannya oleh menteri itu hanya 106 paket," kata Basuki saat menjawab keluhan dari Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) di Hotel Bidakara, Senin (11/12/2017).

Awalnya, salah seorang anggota Gapeksindo asal Kalimantan Selatan, Slamet Suharyadi mengungkapkan, jumlah kontraktor besar hanya sebagian kecil bila dibandingkan dengan jumlah kontraktor kecil.

Namun, menurut informasi yang ia peroleh, dari ribuan proyek yang digarap Kementerian PUPR, hanya 1 persen di antranya yang digarap oleh kontraktor kecil. Sisanya, digarap kontraktor besar.

"Kami di daerah minta diperhatikan juga Pak," kata Slamet.

Hanya sebagian kecil

Basuki mengatakan, dari 108 paket senilai Rp 50 miliar sampai Rp 100 miliar, hanya 20 paket yang digarap BUMN dengan nilai total Rp 1,31 triliun. Sisanya, 88 paket pekerjaan digarap swasta dengan nilai total Rp 6,02 triliun.

Adapun untuk paket di atas Rp 100 miliar, yang digarap BUMN hanya 63 paket dengan nilai total Rp 13,92 triliun. Sementara 43 paket sisanya senilai Rp 9,1 triliun digarap swasta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X