Awal Tahun, Basuki Bakal Cek Kembali Hasil Kerja Kontraktor China - Kompas.com

Awal Tahun, Basuki Bakal Cek Kembali Hasil Kerja Kontraktor China

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 14/11/2017, 19:30 WIB
Hingga Selasa (14/11/2017) realisasi pekerjaan fisik Tol Manado-Bitung baru mencapai 13,47 persen dari target 26,6 persen.Arimbi Ramadhiani/Kompas.com Hingga Selasa (14/11/2017) realisasi pekerjaan fisik Tol Manado-Bitung baru mencapai 13,47 persen dari target 26,6 persen.

MINAHASA UTARA, KompasProperti - Menilai pekerjaan pembangunan Tol Manado-Bitung terutama Seksi I kurang memuaskan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperingatkan kontraktor China Sino Road and Bridge Group Co Ltd.

Baca juga : Basuki Bakal Tendang Kontraktor Tol Manado-Bitung Asal China

Dia mengevaluasi pekerjaan Sino untuk jalan bebas hambatan sepanjang 7 kilometer tersebut dan menganggap seharusnya tidak ada hambatan yang berarti.

"Semua sudah (tidak ada masalah). Saya kira nanti Januari (2018), saya datangi lagi," ujar Basuki saat kunjungan ke Manado-Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (14/11/2017).

Sino Road and Bridge Group Co Ltd bersama PT Hutama Karya mengerjakan Seksi 1 Tol Manado-Bitung sepanjang 7 kilometer. Hingga Selasa (14/11/2017) realisasi fisik baru 13,47 persen dari target 26,6 persen.Arimbi Ramadhiani/Kompas.com Sino Road and Bridge Group Co Ltd bersama PT Hutama Karya mengerjakan Seksi 1 Tol Manado-Bitung sepanjang 7 kilometer. Hingga Selasa (14/11/2017) realisasi fisik baru 13,47 persen dari target 26,6 persen.
Dalam pembangunan Seksi I, Sino yang bekerja sama dengan PT Hutama Karya (Persero) membaginya dalam beberapa sub kontraktor.

Saat dituding bekerja lambat oleh Basuki, Sino pun menyalahkan sub kontraktor tersebut.

"Tadi dia (perwakilan dari Sino) selalu bilang sub kontraktornya (yang lambat). Saya bilang, 'berapa kamu bayarnya? Mungkin terlalu rendah bayar.' Mereka setuju akan mengevaluasi," ungkap Basuki.

Dari segi pembebasan lahan, kata Basuki, sebenarnya tidak ada masalah, mengingat posisinya sudah 85 persen.

Sedangkan dari segi konstruksi, Basuki juga menganggap tidak ada kesulitan yang berakibat pada tertundanya pekerjaan.

Tol Manado-Bitung dirancang sepanjang 39 kilometer. Seksi I sepanjang 7 kilometer merupakan bagian yang dikerjakan Sino Road and Bridge Co Ltd dan PT Hutama Karya (persero).Arimbi Ramadhiani/Kompas.com Tol Manado-Bitung dirancang sepanjang 39 kilometer. Seksi I sepanjang 7 kilometer merupakan bagian yang dikerjakan Sino Road and Bridge Co Ltd dan PT Hutama Karya (persero).
Basuki pun membandingkan hasil kerja Sino dengan pekerjaan Manado-Bitung seksi 2A sepanjang 25 kilometer yang menjadi tanggung jawab PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebagai pemilik saham.

"Progress di sini (seksi 2A) sudah 34 persen ditempat yang tadi (Seksi 1) itu baru 14 persen yang seharusnya 26 persen jadi terlambat 12 persen," tutur Basuki.

Seksi 1 Manado-Bitung dijadwalkan serah terima pada Desember 2018 dengan realisasi keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 23,15 persen.

Sedangkan secara total, Jalan Tol Manado-Bitung dirancang sepanjang 39,9 kilometer. Sementara Seksi 1 panjangnya hanya 14 kilometer.

PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM