Enam Ruas Tol Direkomendasikan Tak Naik Tarif, Ini Alasannya

Kompas.com - 26/11/2017, 07:00 WIB
Kondisi kendaraan yang macet di Tol JORR mengantre untuk masuk ke Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Kamis (16/11/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahKondisi kendaraan yang macet di Tol JORR mengantre untuk masuk ke Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Kamis (16/11/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Enam ruas tol yang sebelumnya diusulkan untuk naik tarif, mendapat rekomendasi penundaan. Dari enam ruas yang ditunda, lima di antaranya dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Kelima ruas itu yakni Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang, Tol Padalarang-Cileunyi, Tol JORR Non S, Tol Pondok Aren-Ulujami, dan Tol JORR W2 Utara yang dikelola anak usahanya, PT Marga Lingkar Jakarta.

Sementara, satu tol lainnya yang juga ditunda kenaikannya yakni Tol JORR S yang dikelola PT Hutama Karya (Persero).

Dari data yang diterima KompasProperti, alasan penundaan kenaikan tarif tersebut beragam. Mulai dari masih adanya persoalan pada jalan seperti berlubang dan retak, kebersihan kantor operasional yang tidak terjaga, reflektor yang belum lengkap, gardu yang kurang bersih, hingga rutting bahu jalan.

Sebelum pengelola mengusulkan kenaikan tarif tol, ada delapan indikator yang harus dipenuhi pengelola jalan tol.

Delapan indikator itu yakni kondisi jalan, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, unit pertolongan, lingkungan, serta tempat istirahat.

“Pemenuhan kriteria minimal 87,5 persen. Jika tidak, ditunda 90 hari. Setelah itu diajukan kembali laporan perbaikan dan dicek ulang oleh BPJT,” kata Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna di Jakarta, Jumat (24/11/2017).

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X