Kompas.com - 11/10/2017, 08:18 WIB
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/10/2017). Arimbi RamadhianiPT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/10/2017).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Kebutuhan hunian yang tinggi terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tengah kota memaksa pemerintah mencari jalan keluar.

Selama ini, hunian murah sangat sulit dibangun di tengah kota mengingat harga lahan yang sudah tidak terjangkau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apartemen yang menempel di stasiun-stasiun atau dengan konsep transit oriented development (TOD) dinilai menjadi salah satu solusi ketersediaan hunian terjangkau.

Caranya, dengan sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemilik lahan dan pengembang atau kontraktor.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengharapkan, harga hunian TOD ini dibanderol Rp 7 juta per meter persegi.

"Saya nanti bicara dengan Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) apakah (harga) bisa tetap segitu (Rp 7 juta). Tahun ini, akan ada beberapa titik lagi dan saya targetkan untuk MBR tetap di Rp 7 juta," ujar Rini di Stasiun Pasar Senen, Selasa (10/10/2017).

Hunian TOD stasiun yang sudah lebih dulu dimulai pembangunannya antara lain di Tanjung Barat dan Pondok Cina.

Di Tanjung Barat, harga unit yang diperuntukkan bagi MBR adalah Rp 9 juta per meter persegi. Sedangkan di Pondok Cina harganya dibanderol Rp 7 juta per meter persegi.

Untuk MBR, Rini mengaku ingin memberikan harga yang istimewa dibandingkan dengan unit komersial.

"Saya tekankan untuk MBR kita beri harga spesial karena kebutuhan besar. Di sini (Pasar Senen) harganya Rp 7 juta per meter persegi sama dengan yang di Pondok Cina," kata Rini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.