Promosi Meikarta Besar-besaran, Lippo Ingin Dongkrak Ekonomi Nasional

Kompas.com - 09/09/2017, 09:49 WIB
Suasana di Kantor Marketing Kota Baru Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/09/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200 ribu unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISuasana di Kantor Marketing Kota Baru Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/09/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200 ribu unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih mengatakan, PT Lippo Cikarang (Tbk) sebagai pengembang Meikarta telah terbukti mengadakan promosi besar-besaran sebelum mengantongi sejumlah perizinan.

Dia kemudian mempertanyakan apakah proses tersebut cukup adil mengingat Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2011 tentang Rumah Susun melarang pengembang melakukan promosi sebelum perizinan terbit.

Baca: Meikarta Disebut Tak Berizin, Ini Kata Lippo

"Menurut saya, apakah iklan-iklan ini masih mau dibiarkan atau tidak karena sudah masuk marketing," ujar Alamsyah saat diskusi terbuka dengan PT Lippo Cikarang Tbk di Ombudsman, Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Alamsyah menuturkan, tindakan promosi yang dilakukan Lippo, diperkuat dengan adanya brosur-brosur yang disebarkan.

Kegiatan ini bahkan berdampak sampai orang-orang mau mengantre untuk membeli unit melalui pengambilan Nomor Urut Pemesanan (NUP).

Baca: Menjual Meikarta Sebelum IMB Dikantongi, Lippo Sebut Tak Masuk Transaksi

Meski belum bertransaksi, mengambil NUP berarti calon pembeli dianggap mulai bersiap-siap untuk transaksi.

"Apakah ini tetap dijalankan, apa mau dibereskan dulu proses perizinannya?" tanya Alamsyah.

Menjawab hal tersebut, Direktur Informasi Publik Meikarta Danang Kemayan Jati mengatakan, promosi yang dilakukan Meikarta bukan semata-mata untuk kepentingan PT Lippo Cikarang (Tbk) saja.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X