Bernardus Djonoputro
Ketua Majelis Kode Etik, Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP)

Bernardus adalah praktisi pembiayaan infrastruktur dan perencanaan kota. Lulusan ITB jurusan Perencanaan Kota dan Wilayah, dan saat ini menjabat Advisor Senior disalah satu firma konsultan terbesar di dunia. Juga duduk sebagai anggota Advisory Board di Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung ( SAPPK ITB).

Selain itu juga aktif sebagai Vice President EAROPH (Eastern Region Organization for Planning and Human Settlement) lembaga afiliasi PBB bidang perencanaan dan pemukiman, dan Fellow di Salzburg Global, lembaga think-tank globalisasi berbasis di Salzburg Austria. Bernardus adalah Penasehat Bidang Perdagangan di Kedubes New Zealand Trade & Enterprise.

Kota Layak Huni, "Legacy" Buat Anak Cucu Masa Depan

Kompas.com - 31/07/2017, 13:32 WIB
Teras Cikapundung sebagai bagian dari program Restorasi Sungai Cikapundung diresmikan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mudjiadi pada Sabtu (30/1/2016). Dokumentasi Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPRTeras Cikapundung sebagai bagian dari program Restorasi Sungai Cikapundung diresmikan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mudjiadi pada Sabtu (30/1/2016).
EditorHilda B Alexander

Sulit mencari padanan kata bahasa Indonesia untuk kata legacy. Padahal, maknanya sangat dalam, dan sangat filosofis.

Tetapi secara sederhana, legacy mungkindapat diartikan sebagai sesuatu yang berharga yang ditinggalkan bagi generasi masa depan, yang dapat menjadi cara generasi tersebut mengenang kita.

Mengalun sayup-sayup di latar, betotan gitar dan syair lagu kondang dari sekelompok mantan mahasiswa sekolah musik ternama Berklee College of Music di Boston, Dream Theatre, ".... They say life is too short, and you're only given one shot".

Ketika saya ingin membahas kiprah teknokrat perencana kota dan pemimpin kota, kata legacy inilah yang serta merta terbersit. Intinya, apa yang direncanakan dan dibangun sebuah kota adalah membangun peradaban. Inilah legacy yang ditinggalkan para perencana.

Kebaikan atau keburukan?

Peradaban dan sejarah perencanaan kota pada akhir abad 19 dan awal abad lalu, ditandai jejak rancang dua orang perencana kota yaitu Sir Patrick Geddes dan Sir Ebenezer Howard.

Keduanya meletakkan fondasi dari perencanaan dan perancang kota modern seperti yang kita lihat dalam kehidupan kita sekarang.

Geddes adalah sosok perencana yang komplet. Delain filantrofis, dia juga ahli sosiologi dan geografi. Dia meletakkan dasar-dasar perencanaan modern yang kita kenal, yaitu diagnose before treatment, kota direncanakan dengan terlebih dahulu melakukan survei atas kondisi warga terdampak, geologis, sosial, ekonomi dan lingkungan.

Taman Suropati bebas dari PKL dan parkir liar. Foto diambil pada Selasa (14/6/2016) malam. Jessi Carina Taman Suropati bebas dari PKL dan parkir liar. Foto diambil pada Selasa (14/6/2016) malam.
Sedangkan Howard, memperkenalkan pola ruang kota berbentuk garden city, sebagai ruang ruang hidup yang mandiri dikelilingi oleh sabuk hijau.

Pola ini pada kemudian hari mengatur proporsi kawasan residential, industri dan pertanian. Teorinya mendasari pilihan pergerakan manusia, ke kota (town), desa (country) atau kota-desa (town country).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Perumahan
Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.