DP 1 Persen di Tengah Polemik Program Anies-Sandi

Kompas.com - 24/04/2017, 14:38 WIB
Ilustrasi pembangunan rumah www.shutterstock.comIlustrasi pembangunan rumah
|
EditorHilda B Alexander

Selain angsuran yang ramah kantong, KPR BTN Mikro juga memberikan besaran uang muka ringan, tergantung pada kegunaan.

DP 1 Persen

KPR BTN Mikro dapat dipergunakan untuk pembelian rumah baru atau sekunder, pembelian kavling, pembangunan rumah di atas lahan yang sudah dimiliki, serta perbaikan atau renovasi rumah.

Untuk pembelian rumah pertama, Bank BTN menerapkan uang muka sebesar 1 persen.

Sementara untuk renovasi rumah atau pembangunan rumah, uang muka diwajibkan minimal 1 persen.

Uang muka tersebut, bisa digunakan untuk mencairkan KPR Mikro, dengan plafon atau nilai maksimal Rp 75 juta.

www.shutterstock.com Ilustrasi.
Pembiayaan mikro ini juga bisa diberikan secara  berulang (repetitive) atau bergulir (revolving).

Kemudian, jangka waktu kredit bisa sampai dengan 10 tahun. Selama  menggunakan produk KPR BTN Mikro, nasabah pun mendapatkan asuransi dari kredit properti yang diajukan.

Adapun, target penyaluran KPR Mikro tahun ini sebesar Rp 150 miliar.

Untuk tahap awal peluncuran KPR Mikro, debitur yang disasar oleh Bank BTN adalah pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Mie Bakso (APMISO).

Selain pedagang makanan, Bank BTN juga menyasar nelayan, petani, pengrajin, dan pekerja di sektor informal.

“Yang penting, mereka tergabung dalam komunitas pedagang atau koperasi serta merupakan binaan Kementerian Koperasi dan UKM dengan penilaian baik,” tutur Maryono.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X