DP 1 Persen di Tengah Polemik Program Anies-Sandi

Kompas.com - 24/04/2017, 14:38 WIB
Ilustrasi. M Latief/KOMPAS.comIlustrasi.
|
EditorHilda B Alexander

Baca: Pengembang Tak Yakin Program DP 0 Persen Bisa Berjalan

Sementara, banyak pembaca Kompas.com mempertanyakan kelompok sasaran Program DP 0 Persen yang menurut Anies-Sandi dalam situs jakartamajubersama.com adalah berpenghasilan maksimal Rp 7 juta.

Dengan demikian kelompom sasaran ini bisa mengakses cicilan Rp 2,3 juta per bulan, setelah terlebih dulu menabung selama enam bulan berturut-turut sebesar Rp 2,3 juta per bulan sebagai pengganti DP.

Dalam kolom komentar artikel Cicilan Per Bulan DP 0 Persen Menurut Kalkulator Syariah Nina Sepriana mengatakan, "kami yg pegawai negri aja cicilan 1jutaan perbulan aj msh kembang kempes..itu rumah buat cicilan orang miskin apa nyindir orang miskin".

Nina dan sejumlah warga lainnya yang berpenghasilan di bawah Rp 7 juta per bulan yang bukan sasaran kelompok Program DP 0 Persen, sebetulnya tidak perlu khawatir.

Mereka bisa mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Mikro yang diluncurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bank pelat merah ini telah merilis KPR Mikro pada 24 Februari 2017 lalu.

Produk ini merupakan fasilitas pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terutama  pekerja di sektor informal yang jumlahnya diprediksi mencapai 6,5 juta orang.

Dilansir dari situs BTN, produk ini membidik keluarga atau individu yang memiliki penghasilan rata-rata Rp 1,8 juta hingga Rp 2,8 Juta per bulan.

“Dengan KPR Mikro, Bank BTN membuka ruang bagi masyarakat yang lebih luas dalam memperoleh akses pembiayaan perumahan,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Maryono saat meresmikan peluncuran KPR Mikro di Wisma Perdamaian, Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Maryono, masyarakat ini merupakan segmen yang paling membutuhkan akses pembiayaan rumah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X