Potensi Sewa Apartemen di Gunung Putri Rp 1,5 Juta Per Bulan

Kompas.com - 31/05/2016, 21:00 WIB
Kondisi aktual tower pertama Gunung Putri Square besutan PT PP Properti Tbk, Selasa (31/5/2016) Ridwan Aji Pitoko/Kompas.comKondisi aktual tower pertama Gunung Putri Square besutan PT PP Properti Tbk, Selasa (31/5/2016)
|
EditorHilda B Alexander

BOGOR, KOMPAS.com - Emiten pelat merah PT PP Properti Tbk (PPRO) tengah membangun proyek apartemen bernama Gunung Putri Square di kawasan industri Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Proyek tersebut diklaim sebagai bangunan high rise pertama di wilayah tersebut.

"Ini adalah apartemen pertama yang ada di sini dan dibuat untuk para pekerja kelas menengah di pabrik-pabrik sekitar sini," ucap Project Manager Gunung Putri Square, Ian Oktaviandi, di Bogor, Selasa (31/5/2016).

Hal itu terlihat dari komposisi pembeli menara pertama Gunung Putri Square yang sudah terserap habis. Ian menyebutkan, dari total 896 unit, 65 persen pembelinya adalah warga Bogor, Gunung Putri, dan sekitarnya serta sisanya sebesar 35 persen adalah investor.

Keinginan investor membeli unit apartemen karena potensi sewanya yang terjangkau namun ceruknya besar.

"Kalau disini potensi sewanya sekitar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta per bulan," sebut Ian.

Ian menambahkan, potensi pasar apartemen di kawasan industri Gunung Putri berasal dari karyawan pabrik besar seperti produsen mobil asal Jerman, Mercedes-Benz, Bukaka, Indocement, dan lain-lain.

Kendati begitu, Ian mengaku butuh waktu delapan bulan persiapan sebelum mulai membangun menara pertama Gunung Putri Square.

"Susah memang mengedukasi warga untuk berpindah dari landed house ke hunian vertikal dan kami juga sudah terangkan plus minusnya," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X