Kompas.com - 13/01/2016, 15:00 WIB
Dalam rangka menjaga dan menjalin hubungan yang lebih dalam dengan lingkungan alam, TK Pertanian memiliki konsep sebagai gedung hijau yang berkelanjutan, menyediakan makanan dan pengalaman pertanian untuk anak-anak, serta taman bermain yang luas. http://freshome.com/Dalam rangka menjaga dan menjalin hubungan yang lebih dalam dengan lingkungan alam, TK Pertanian memiliki konsep sebagai gedung hijau yang berkelanjutan, menyediakan makanan dan pengalaman pertanian untuk anak-anak, serta taman bermain yang luas.
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Lahan yang semakin terbatas, memaksa masyarakat untuk tinggal di hunian vertikal, seperti apartemen atau rumah susun.

Hanya, kelemahan tinggal di hunian vertikal ini adalah terbatasnya tempat terbuka untuk anak bermain.

Namun tentu saja, rumah tapak juga belum tentu memiliki tempat terbuka yang bisa dimanfaatkan anak untuk bermain.

"Sekarang lahan makin sedikit. Hal ini sedikit memaksa orang untuk tinggal di hunian vertikal. Sekarang apartemen-apartemen dua kamar bisa ditempati oleh pasangan dengan satu anak. Tapi, kadang cenderung sempit," ujar arsitek Sigit Kusumawijaya kepada Kompas.com, Rabu (13/1/2015).

Ia mengaku prihatin dengan kondisi lahan yang semakin menipis. Menurut Sigit, ketersediaan lahan yang kurang ini bisa berdampak pada anak-anak.

Jika anak-anak tinggal di lingkungan yang sempit, mereka harus mencari taman bermain yang letaknya cukup jauh dari rumah atau apartemen.

Padahal, anak-anak membutuhkan taman bermain untuk berinteraksi dengan lingkungan, baik dengan anak-anak lainnya maupun dengan alam.

"Taman bermain itu bisa berfungsi untuk anak agar mengeksplorasi mengenal kehidupan. Kalau dikungkung di apartemen kasihan juga, jadi tidak berkembang," jelas Sigit.

Ia menyarankan para orangtua untuk mencari lingkungan yang tepat bagi anak-anaknya. Lingkungan yang sehat bagi anak-anak adalah dengan mencari taman bermain sedekat mungkin dengan hunian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X