Kompas.com - 01/05/2015, 11:49 WIB
Percepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4/2015). Arimbi RamadhianiPercepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4/2015).
|
EditorHilda B Alexander
NGAWI, KOMPAS.com - Pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi-Kertosono yang terintegrasi dengan Tol Trans-Jawa akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap ekonomi daerah. Pasalnya, tol ini menjadi pembuka akses bagi pusat pertumbuhan ekonomi.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, melalui tol ini, pengendara tidak lagi harus menempuh Solo-Kertosono selama enam jam. "Jarak tempuhnya akan menjadi dua setengah jam," ujar Rini saat sambutan acara Percepatan Pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi dan Groundbreaking Pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/40/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rini menambahkan, proyek ini sudah cukup lama mangkrak. Akibatnya, percepatan pertumbuhan ekonomi menjadi tidak maksimal. Dengan pemangkasan jarak tempuh, maka pengiriman arus barang dan jasa di Solo, Karanganyar, Sragen, Ngawi, Madiun, sampai dengan Kertosono akan lebih cepat.

Ia bersyukur, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Jasa Marga (Persero) Tbk., dan PT Waskita Karya mau mengambil alih proyek tersebut dari PT Thies Contractor Indonesia (TCI). Rini berharap, setelah pengambilalihan ini, pembangunan bisa sesuai target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo yaitu 2,5 tahun. I

Program percepatan tersebut, lanjut Rini, bisa diikuti oleh BUMN lain dengan dukungan kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku ekonomi lainnya.

Jalan Tol Solo-Ngawi-Kertosono sepanjang 177,12 kilometer terdiri dari dua ruas tol yaitu Jalan Tol Solo-Ngawi 90,1 kilometer dan Ngawi-Kertosono 87,2 kilometer. Saham dimiliki PT Jasa Marga (Persero) Tbk., sebesar 60 persen dan PT Waskita Karya sebesar 40 persen.

Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Adityawarman, jalan tol ini akan selesai pada 2017. "Kami optimistis pembangunan jalan tol ini bisa rampung tahun 2017. Lahannya saja sekarang sudah 80 persen. Akhir tahun kemungkinan 100 persen," kata Aditya.

Hingga April 2015, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sendiri telah memiliki konsesi jalan tol sepanjang 977 kilometer. Targetnya pada akhir 2015, bisa mencapai lebih dari 1.000 kilometer.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.