Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surabaya, Lima Besar "Hotspots" Asia untuk Investasi Properti

Kompas.com - 24/01/2015, 14:17 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

KOMPAS.com - Surabaya masuk dalam lima besar kota berkembang di Asia yang menjadi incaran investor properti versi Lamudi, situs penyedia jasa data properti global.

Ibu kota Jawa Timur ini, bersama Kolombo (Srilanka), Faisalabad (Pakistan), Irbid (Yordania), dan Chittagong (Bangladesh), menawarkan peluang investasi properti lebih besar ketimbang kota-kota berkembang lainnya di Asia.

Perkembangan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen selama tiga tahun terakhir, meningkatnya daya beli dan migrasi urban, telah mendorong tingginya kebutuhan properti. Terutama properti hunian, perkantoran, perhotelan dan pusat belanja.

Selain itu, menurut riset Lamudi, dalam perkembangan infrastruktur, Pemerintah Kota Surabaya sangat serius menggarapnya. Pekerjaan infrastruktur terus digenjot, seperti jalan lingkar barat luar (JLBL), jalan lingkar timur luar (JLTL) dan jalan lingkar dalam timur (JLLDT) atau yang dikenal dengan nama Middle East Ring Road (MERR) II C.

Pemerintah  kota juga bakal mewujudkan pembangunan transportasi massal melalui program Angkutan Massal Cepat (AMC) berupa trem dan monorel.

Pekerjaan infrastruktur tersebut dinilai Lamudi, efektif menarik investasi asing dan mengambil keuntungan dari momentum anjloknya harga minyak dunia, sehingga dapat mendorong usaha bisnis ruang ritel dan perkantoran.

"Dengan ekonomi yang terus memperlihatkan pertumbuhan ekonomi, bahkan di atas rerata Nasional, memicu peningkatan daya beli konsumen. Sehingga pada gilirannya memperkuat bisnis ritel," tulis Lamudi.

Menurut riset Colliers International Indonesia, hingga 2018 akan berdiri 14 pusat belanja baru dengan total luas bangunan 384.750 meter persegi.

Sedangkan perkantoran akan hadir 14 gedung dengan total luas bangunan 477.654 meter persegi, dan apartemen sebanyak 10 proyek dengan jumlah 7.260 unit.

Sementara di sektor perhotelan, kota ini akan dipadati 21 hotel kelas bintang tiga, 12 hotel bintang empat, dan tiga hotel bintang lima dengan total 7.242 kamar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Rumah Impian di Kabupaten Brebes, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Rumah Impian di Kabupaten Brebes, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Perumahan
Hingga Februari 2025, Konstruksi Tol Probolinggo-Besuki 75,53 Persen

Hingga Februari 2025, Konstruksi Tol Probolinggo-Besuki 75,53 Persen

Berita
Pengembang Pusing, Isu Pemberian Rumah Gratis Bikin Akad KPR Tertunda

Pengembang Pusing, Isu Pemberian Rumah Gratis Bikin Akad KPR Tertunda

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau