Indonesia, Malaysia, dan Thailand Bersaing Menjadi "Tertinggi"

Kompas.com - 04/01/2015, 15:19 WIB
Menara KL118, Kuala Lumpur, Malaysia. CTBUHMenara KL118, Kuala Lumpur, Malaysia.
|
EditorHilda B Alexander

Managing Director Pandega Desain Weharima (PDW) Architects, Prasetyoadi, mengungkapkan, progres Signature Tower Jakarta, masih terus berlanjut hingga saat ini. Tidak ada sinyalemen ditunda, batal, atau diurungkan sebagaimana rumor yang berkembang selama ini.

"Signature Tower Jakarta sudah memenuhi persyaratan Tim Penilai Arsitektur Kota (TPAK) untuk arsitekturnya. Saat ini hasil TPAK sedang di-review  oleh Dinas Perhubungan untuk traffic udara dan juga Dinas Pemadam Kebakaran," ujar Prasetyoadi, kepada Kompas.com, Sabtu (3/1/2015).

Dia mengakui, realisasi pembangunan Signature Tower Jakarta memang terlambat. Sedianya pembangunan dilakukan awal tahun 2015. Namun, karena beberapa perubahan desain, konstruksi belum bisa dimulai.

"Setelah TPAK, Signature Tower Jakarta akan diuji Tim Penasihat Konstruksi Bangunan (TPKB) dan Tim Penasehat Instalasi Bangunan (TPIB). Segera setelah semuanya beres, pembangunan akan dimulai," tandas Prasetyoadi.

Signature Tower Jakarta dirancang oleh Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart and Associates Inc. (SRSSA) yang dibantu PDW Architects sebagai mitra lokal. PT Grahamas Adisentosa mengembangkan proyek ini dalam cakupan 111 lantai yang berisi ruang ritel, perkantoran, dan hotel.


Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X