Honda Kembangkan Rumah Pintar Hemat Energi

Kompas.com - 03/05/2014, 06:36 WIB
Prototipe rumah pintar buatan Honda. Prototipe tersebut dibangun di California, Amerika Serikat. Fastcoexist.comPrototipe rumah pintar buatan Honda. Prototipe tersebut dibangun di California, Amerika Serikat.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Berbagai perusahaan berlomba membuat "rumah pintar" versinya sendiri, tidak terkecuali perusahaan otomotif, Honda. Bersama University of California, Davis (UC Davis), Honda membangun rumah pintar versinya di California.

Perusahaan otomotif ini menggabungkan dua penghasil karbon terbesar, yaitu rumah tangga dan mobil, untuk membuat satu tempat tinggal yang ramah lingkungan. Rumah buatan Honda ini "bukan ide yang bodoh". Berikut ini alasannya.

Tidak sembarang membuat rumah dengan cap "pintar", Honda dan UC Davis memperhatikan hal-hal detail yang ada pada rumah tersebut. Pertama-tama, mereka mempelajari arah sinar matahari dan bayangan untuk mengurangi biaya pengaturan suhu rumah. Mereka juga menggunakan jendela tiga lapis, dinding konstruksi ganda, atap khusus, dan material istimewa seperti beton yang diberi pozzolan dan post-tensioning untuk mengurangi jejak karbon.

Rumah ini dibangun dengan kayu bersertifikat FSC. Menurut Green Building Advisor, atap bajanya pun memiliki standar tinggi.

Kedua, rumah ini memiliki sistem pemanas yang sangat rumit. Grey water atau air hujan dan air yang sudah digunakan akan masuk ke dalam tangki di taman, dibuat melewati pompa panas untuk menghangatkan dan mendinginkan rumah melewati lantai dan plafon.

Selain itu, Ben Schiller dari Fastcoexist mencatat, rumah ini memiliki pembangkit listrik tenaga surya 9,5 kilowatt, 10 kilowatt baterai untuk menyimpan kelebihan daya, sistem manajemen energi rumah dari Honda, dan sebuah mobil listrik di garasi.

Menurut Schiller, dengan menggunakan prinsip desain pasif, rumah ini akan lebih dingin di musim panas dan lebih hangat di musim dingin. Sistem pompa geothermal akan mengurangi biaya pemanas dan pendingin udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga, rumah tersebut menggunakan pencahayaan dari lampu berteknologi LED. Teknologi pencahayaan ini memungkinkan penghuni rumah menyesuaikan temperatur lampu sesuai kebutuhan. Honda dan peneliti dari California Lighting Technology Center di UC Davis pun tengah berusaha mengeksplorasi pengaturan warna lampu.

Jika mampu mengatur warna lampu dengan mudah, pemilik lampu bisa menelusuri rumah dengan mudah dan aman di malam hari, kemudian kembali beristirahat. Pasalnya, lampu berwarna kekuningan yang redup di malam hari cukup menerangi tanpa menyiutkan rhodopsin di mata manusia. Mata bisa melihat dalam cahaya remang.

Anda juga bisa menyimak video pembuatan dan penjelasan rumah yang dibuat oleh arsitek Lim Chang Rohling & Associates, kontraktor Monley Cronin, desainer interior MAK Design+Build, dan konsultan energi Davis Energy Group, berikut ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X