Perancis Bangun Rumah Ilmu Pengetahuan untuk Indonesia

Kompas.com - 12/02/2014, 06:08 WIB
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Corinne Breuzé meresmikan Maison de la Science francaise, Selasa (11/2/2014) di Kemang, Jakarta Selatan. Maison de la Science akan menaungi IRD, Cirad, Universitas Toulouse, dan konsorsium Agreenium untuk mendukung pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Breuzé juga mengungkapkan harapannya untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah Prancis dan Indonesia dalam bidang pendidikan. Tabita DielaDuta Besar Prancis untuk Indonesia Corinne Breuzé meresmikan Maison de la Science francaise, Selasa (11/2/2014) di Kemang, Jakarta Selatan. Maison de la Science akan menaungi IRD, Cirad, Universitas Toulouse, dan konsorsium Agreenium untuk mendukung pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Breuzé juga mengungkapkan harapannya untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah Prancis dan Indonesia dalam bidang pendidikan.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Duta Besar Perancis untuk Indonesia Corinne Breuzé meresmikan Maison de la Science (Rumah Ilmu Pengetahuan) di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2014). Hadirnya Maison de la Science diharapkan mampu meningkatkan kerjasama bilateral antara Perancis dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan. 
 
"Kami ingin meningkatkan kerjasama antara kedua negara dalam bidang ini. Maka itu, kami ingin menerima lebih banyak pelajar Indonesia di Perancis dan itulah alasan mengapa Universitas Toulouse membuka antena di sini," ujar Breuzé seusai meresmikan Maison de la Science.
 
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Deputi Direktur Kooperasi Penelitian dan Relasi Publik Kementerian Pertanian RI Joko Pinoto mengungkapkan bahwa kerjasama antara Perancis dan Indonesia, khususnya di bidang pertanian sudah diinisiasi sejak lama. Hadirnya Maison de la Science diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi kedua negara sekaligus mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia.
 
"Kerjasama di bidang pertanian ini sudah lama sekali diinisiasi terutama di bidang riset dan pengembangan. Tentu kolaborasi ini harus ditingkatkan ke depan dan saya melihat ada komitmen dari Cirad maupun IRD untuk membangun kapasitas lebih kuat lagi, terlebih dengan pembukaan kantornya hari ini bisa lebih efektif, lebih kuat lagi. Dia juga menawarkan berbagai program untuk penguatan kapasitas, terutama pendidikan formal tingkat Master maupun Doktor," ujar Joko.
 
Untuk diketahui, Maison de la Science diibaratkan sebagai gabungan kekuatan antara IRD (Institut de Recherche pour le Developpement), Cirad (pusat penelitian Prancis yang bekerja dengan negara berkembang untuk menyelesaikan masalah agrikultural dan pengembangan internasional), Universitas Toulouse, dan konsorsium Agreenium.

Konsorsium Agreenium merupakan kumpulan Cirad bersama delapan grand écoles (sekolah tinggi) Prancis yang mengkhususkan diri dalam penelitian dan pendidikan tinggi agronomi serta pengobatan hewan. Dalam "payung" yang sama, para ilmuwan Perancis menawarkan pengetahuan, keahlian, dan jaringan internasional kepada para mahasiswa, pekerja swasta dan pemerintah, tenaga pendidik, serta peneliti Indonesia. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X