Penting... Desain Hunian untuk Keluarga Pasien Kronis!

Kompas.com - 24/01/2014, 18:38 WIB
Pasien penyakit kronis rumah sakit, khususnya pasien anak-anak, butuh dukungan orang tua dan keluarganya. Namun, tak banyak orang yang menyadari bahwa para keluarga dan kerabat pasien pun juga membutuhkan tempat tinggal layak selama menjaga pasien. www.designboom.comPasien penyakit kronis rumah sakit, khususnya pasien anak-anak, butuh dukungan orang tua dan keluarganya. Namun, tak banyak orang yang menyadari bahwa para keluarga dan kerabat pasien pun juga membutuhkan tempat tinggal layak selama menjaga pasien.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Pasien penyakit kronis rumah sakit, khususnya pasien anak-anak, butuh dukungan orang tua dan keluarganya. Namun, tak banyak orang yang menyadari bahwa para keluarga dan kerabat pasien pun juga membutuhkan tempat tinggal layak selama menjaga pasien.

Ada 11 tim arsitek, termasuk arsitek ternama dunia, Zaha Hadid, menyadari hal itu. Bersama dengan Ronald McDonald House Charities, para arsitek tersebut mendesain hunian bagi keluarga-keluarga pendamping pasien.

www.designboom.com Yayasan ini menyediakan hunian bagi keluarga-keluarga tersebut hingga mereka bisa tinggal tak jauh dari pasien, terutama selama masa pemulihan yang menguras tenaga dan emosi.
Ronald McDonald House Charities memiliki misi untuk mendampingi keluarga pasien penyakit kronis yang masih anak-anak. Yayasan ini menyediakan hunian bagi keluarga-keluarga tersebut hingga mereka bisa tinggal tak jauh dari pasien, terutama selama masa pemulihan yang menguras tenaga dan emosi.

Rumah yang dinamakan "Ronald McDonald House" itu rencananya akan dibuka pada musim panas 2014 nanti. Rumah tersebut berada di lokasi Rumah Sakit Anak Altona di Hamburg, Jerman.

www.designboom.com Rumah yang dinamakan
Beberapa perusahaan arsitektur yang turut serta dalam protek ini adalah Appia Contract (Jerman), Barcode Architects (Belanda), Bradherm + Krumrey (Jerman), EMBAIXADA (Portugal), Estudio.Entresitio (Spanyol), GRAFT (Jerman), Hollein & Partner (Austria), Low Architecten (Belgia), Manuelle Gautrand (Prancis), Raiserlopes (Jerman), Sara Spire (Swiss), dan Zaha Hadid Architects (Inggris).

Zaha Hadid Architects telah menciptakan hunian sementara seluar 25m2 bagi keluarga yang harus tinggal dalam waktu cukup lama demi menjaga pasien. Ruang tersebut memiliki lantai dan setengah dinding berlapis kayu, sementara setengah dinding dan plafon berwarna putih terang. Tempat tinggal kapsul ini memiliki pencahayaan unik, baik di plafon, maupun di dinding. Selain untuk menaruh pencahayaan, ceruk-ceruk di dinding pun bisa digunakan anak-anak untuk bermain.

www.designboom.com Rumah yang dinamakan
Saat ini terdapat 322 Ronald McDonald House di 52 negara. Seperti dikutip Dailyiowan.com, keluarga-keluarga yang sudah merasakan fasilitas Ronald McDonald House, khususnya di Iowa, Amerika Serikat, merasa sangat puas dengan pelayanannya.

"Mereka tidak bertingkah seperti tengah melakukan pekerjaan. Ketika Anda melewati hal paling traumatis dalam hidup, mereka peduli dan mengerti," ujar Almeda Walker, salah satu orangtua pasien yang sudah mencoba Ronald McDonald House.

Executive Director Ronald McDonald House Kristin Roberts mengungkapkan bahwa ruangan-ruangan ini sering digunakan.

"Bagi kami, hal ini mengenai usaha menyediakan rumah yang jauh dari rumah. Kami ingin memastikan untuk menyediakan segalanya selangkah lebih baik bagi keluarga-keluarga kami. Kami ingin mampu melarikan diri dan bersantai dari tekanan rumah sakit," kata Kristin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X