Kompas.com - 14/10/2013, 12:00 WIB
Penulis Latief
|
EditorLatief
BOGOR, KOMPAS.com - Tren superblok tak hanya memenuhi Jakarta, tapi juga mulai masuk ke Bogor. Tengok saja rencana proyek Bogor Icon yang terdiri dari integrasi hotel, apartemen, perkantoran, dan pusat komersial di dalam satu kawasan.

"Tentu saja peluang, karena ini memang proyek pertama superblok di Bogor," kata CEO Gapura Kencana Abadi Land (GKA Land), Dedi Setiadi, pada acara topping off  kondotel dan apartemen di Bogor Icon Superblock, di Bogor, Sabtu (12/10/2013) lalu. 

Bogor Icon berlokasi di kawasan perumahan Bukit Cimanggu City, yang dapat di akses dari dua pintu tol yaitu, ruas BORRR dan Jagorawi Bogor. Dibangun di atas lahan 1,5 hektar, pembangunan proyek ini dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama dan kedua dengan luas bangunan 41.000 m2, sementara tahap ketiga untuk 24.000 m2.  

Dedi mengatakan, superblok ini nantinya meliputi menara perkantoran, kondotel, apartemen, pusat hiburan dan rekreasi, ruang rapat, dan gerai-gerai kafe dan kuliner. Semua fasilitas tersebut dibangun secara terpadu dengan dengan konsep alam Bali. 

"Targetnya pasar profesional dan pengusaha yang memiliki gaya hidup dan menginginkan benefit dari propertinya," kata Dedi.

Dedi mengklaim, di awal peluncurannya pada akhir 2011 lalu para pembeli unit telah menikmati gain lebih kurang 85 persen sampai saat ini. Adapun investasi yang digelontorkan untuk superblok ini mencapai total Rp 450 milliar. Saat ini, GKA Land tengah menyelesaikan dan membangunTower Bravia– Bogor Icon Condotel  dengan total unit 340 unit.

"Untuk operator hotelnya kami menunjuk Best Western International dan kami jadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan 2014 nanti," ujarnya.

Selain kondotel yang sudah memasuki tahap topping off di superblok ini, GKA Land juga akan meluncurkan Tower Alpine–Apartment dengan total unit 212 unit dalam satu tower. Saat ini, pihaknya baru menggelar topping off Tower Batavia dan Tower Alpine. Sementara untuk perkantoran, GKA Land tengah menyelesaikan Central Office Tower dengan total luas 5.000 m2, mulai tipe 40 m2 hingga 150 m2.

"Kami melirik perkembangan Kota Bogor, khususnya Bogor Utara setelah adanya pembangunan jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang menghubungkan Kota Bogor dan
dan area-area komersial di Bogor Utara," kata Dedi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.