Kompas.com - 12/07/2013, 11:21 WIB
Rumah pintar ini berbasis teknologi iPad. www.dailymail.co.ukRumah pintar ini berbasis teknologi iPad.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

www.dailymail.co.uk Cornflake House ini memiliki dinding rahasia, sistem keamanan, alat pembuat minuman elektronik, kertas dinding magnetik, yang semuanya dapat diatur dengan sebuah iPad.

www.dailymail.co.uk Masing-masing alat elektronik canggih dalam rumah ini membutuhkan biaya besar. Untuk sebuah pembuat minuman yang dapat dioperasikan dengan iPad, nilainya 10.000 poundsterling (Rp 150 juta).

www.dailymail.co.uk Sementara itu, wallpaper magnetik, bioskop mini, dan gadget canggih lainnya membutuhkan biaya sebesar 750.000 poundsterling (Rp 11,2 miliar).

www.dailymail.co.uk Layar-layar besar juga disediakan di beberapa permukaan meja. Penghuni dapat melakukan banyak hal dengan layar tersebut, termasuk memesan makanan dan menambah minuman.

KOMPAS.com -
Lebih dari sepuluh tahun lalu, "rumah cerdas" hanya angan-angan. Setidaknya, rumah dengan berbagai perlengkapan canggih hanya ada dalam film, seperti "Smart House" yang dirilis Disney Channel pada 1999. Tapi kini, teknologi yang tersedia di kehidupan nyata sudah bisa mewujudkan "rumah cerdas" tersebut.

Sebuah perusahaan asal Inggris baru-baru ini menghabiskan jutaan poundsterling untuk menciptakan "rumah masa depan" berbasis teknologi canggih. Rumah dengan nama Cornflake House, sesuai dengan nama perusahaan pemasang alat-alat canggih di dalamnya ini, memiliki dinding rahasia, sistem keamanan, alat pembuat minuman elektronik, kertas dinding magnetik, yang semuanya dapat diatur dengan sebuah iPad.

Masing-masing alat elektronik canggih ini membutuhkan biaya besar. Untuk sebuah pembuat minuman yang dapat dioperasikan dengan iPad, dibutuhkan biaya sebesar 10.000 poundsterling (Rp 150 juta). Sementara itu, wallpaper magnetik, bioskop mini, dan gadget canggih lainnya membutuhkan biaya sebesar 750.000 poundsterling (Rp 11,2 miliar).

Rumah ini tampaknya cocok bagi para miliarder pecinta kehidupan glamor dan pesta. Beberapa fitur khusus rumah ini dapat memenuhi "kebutuhan" hidup serba mewah. Sebagai contohnya, setiap gelas di rumah ini dilengkapi dengan chip elektronik yang mampu mengirim pesan pada bartender untuk mengisi kembali gelas tersebut. Selain itu, televisi di rumah ini juga tidak lagi menggunakan ukuran inchi melainkan diagonal empat meter, lengkap dengan pengaturan suara membahana.

Layar-layar besar juga disediakan di beberapa permukaan meja. Penghuni dapat melakukan banyak hal dengan layar tersebut, termasuk memesan makanan dan menambah minuman.

Selain itu, pengaturan pencahayaan dan dinding juga dapat dilakukan dengan iPad. Belum cukup canggih, pengaturan gorden secara otomatis akan mengikuti cahaya matahari dari luar dan jika film di dalam tengah diputar. Bahkan, tanaman di dalam rumah ini juga mendapatkan sinar artifisial dan penyiraman otomatis untuk memastikannya tetap hidup selama penghuni rumah berlibur ke luar negeri.

Lalu, pertanyaan terbesarnya adalah, siapa yang akan dan mampu membeli perlengkapan rumah semacam ini? Daily Mail menyatakan survey terakhir menyebutkan booming properti di London saat ini dipacu oleh hadirnya miliarder-miliarder asing. Hanya 45 persen pembeli properti di pusat London berpenduduk Inggris, itu pun mereka membeli rumah kedua atau ketiga.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.