Menurut survei Lamudi, portal pencarian properti global, para pengembang lebih mengorientasikan pembangunan rumah atau apartemen dua kamar tidur. Pasalnya, tipe unit hunian seperti ini paling diminati masyarakat.
"Selain itu, hunian dua kamar tidur juga mengalami pertumbuhan harga paling tinggi di antara tipe hunian lainnya seperti studio, satu kamar tidur atau tiga kamar tidur," tulis Lamudi.
Bahkan, di Bogor, Manado, dan Balikpapan, hunian dua kamar tidur mengalami lonjakan harga paling tinggi yakni 48 persen, 48 persen, dan 41 persen.
Harga properti dua kamar tidur di Bogor saat ini berada pada posisi Rp 11,4 juta per meter persegi. Sementara di Manado, mencapai Rp 17,3 juta per meter persegi. Sedangkan di Balikpapan bertengger di angka Rp 10,1 juta per meter persegi.
Secara umum, harga rerata properti termahal ada di Jakarta. Harga rerata mencapai Rp 24,6 juta per meter persegi dengan perubahan per tahun sebesar 13 persen.
Posisi kedua ditempati Surabaya dengan harga rerata menembus angka Rp 21 juta per meter persegi dan mengalami pertumbuhan sekitar 8 persen per tahun. Berturut-turut kemudian Manado Rp 16,7 juta per meter persegi, Tangerang Rp 15,9 juta/m2, Depok Rp 15,2/m2, Semarang Rp 14,8 juta/m2, Bekasi Rp 14,2 juta/m2, dan Balikpapan Rp 11,1 juta/m2.
Selanjutnya Bogor Rp 11 juta/m2, Samarinda Rp 10,3 juta/m2, Kendari Rp 9,3 juta/m2, dan Medan Rp 9,7 juta/m2.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.