Lawan Cikarang, Akankah Serpong Kembali Tumbang? - Kompas.com
BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Meikarta

Lawan Cikarang, Akankah Serpong Kembali Tumbang?

Josephus Primus
Kompas.com - 12/09/2017, 08:11 WIB
Foto udara proyek kawasan Kota Baru Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/9/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200 ribu unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Foto udara proyek kawasan Kota Baru Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/9/2017). Pada tahap pertama, akan dibangun 200 ribu unit apartemen yang siap huni pada akhir tahun 2018.
KompasProperti - Kawasan baru di koridor timur Jakarta, Cikarang, kian memesona sebagai salah satu pengembangan properti dan industri. Kota ini terus berbenah.
 
Hingga saat ini, Kota Cikarang yang menjadi bagian dari Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, mempunyai lima kecamatan, yakni Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Cikarang Timur, dan Cikarang Selatan. Cikarang disebut-sebut sebagai pusat kegiatan ekonomi Kabupaten Bekasi.
 
Padahal, sekitar 26 tahun silam, kebanyakan orang cuma mengenal Cikarang sebagai tempat pembuatan batu bata secara tradisional. Kualitas tanah di situ memang cocok untuk pembuatan batu bata. Lio adalah istilah bagi tanah liat di Cikarang.
 
Nah, marilah menilik catatan dari pengamat properti Anton Sitorus setahun silam. Pertumbuhan properti di Cikarang masih punya peluang berkembang lebih lebar ketimbang Serpong di Provinsi Banten.
 
 
Memang, Serpong yang merupakan kecamatan di Kota Tangerang Selatan seluas 24.000 kilometer persegi berkembang lebih dahulu sejak 1980-an. Laman Kompas.com menulis bahwa kenaikan harga properti di Serpong paling pesat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisJosephus Primus
EditorLatief
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM