Aparatur Desa Ragu Pembangunan Rumah Kaum Dhuafa Terlaksana - Kompas.com

Aparatur Desa Ragu Pembangunan Rumah Kaum Dhuafa Terlaksana

Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Kompas.com - 16/07/2017, 22:20 WIB
Ilustrasi.www.shutterstock.com Ilustrasi.

LHOKSEUMAWE, KompasProperti – Aparatur desa di Kabupaten Aceh Utara ragu rumah layak huni bagi kaum dhuafa yang diwajibkan per desa rampung dibangun.

Pasalnya, hingga saat ini, penyusunan rencana penggunaan anggaran belum rampung dikerjakan.

Baca: Aceh Utara Wajibkan Desa Bangun 2 Rumah Per Tahun

“Kami ragu, kan tidak semua mampu menyusun penggunaan anggaran desa. Kalau penyusunan penggunaan anggaran belum rampung, bagaimana mau membangun dua rumah per desa. Ini sudah bulan Juli, hanya tersisa empat bulan lagi sebelum bulan Desember,” kata Kepala Urusan Pemerintahan, Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Abdul Rafar, Sabtu (16/7/2017).

Selain itu, Rafar meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tidak melakukan penyeragaman dua rumah dhuafa per desa per tahun.

“Misalnya begini, ada desa yang tak bisa kita bangun rumah dhuafa, karena masyarkat terbilang sejahtera. Namu, levelnya hanya rehabilitasi saja, bukan bangun dari awal,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib mengatakan dirinya telah mengintruksikan seluruh camat untuk mendampingi penyusunan anggaran di seluruh desa.

“Saya sudah panggil semua camat untuk mendampingi penyusunan program desa dan pastikan terealisasi dua rumah per tahun per desa,” kata pria yang akrab disapa Cek Mad ini.

Dia menambahakan, seluruh desa butuh rumah layak huni untuk kaum dhuafa. Data yang dimilikinya menunjukkan kebutuhan rumah untuk kalangan dhuafa sebanyak 15.000 unit. Tahun ini akan dibangun 1.704 unit dengan asumsi dua unit per desa.

“Kalau ada camat yang tak mau mendampingi desa untuk paham cara menyusun penggunaan anggaran dana desa, laporkan ke saya. Saya pasti berikan sanksi ke camat itu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Kabupaten Aceh Utara mewajibkan pembangunan dua unit per desa per tahun dalam tahun ini. Program itu mengambil alokasi dana desa.

PenulisKontributor Lhokseumawe, Masriadi
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X