Kompas.com - 19/08/2021, 09:00 WIB
Rumah Gadang di Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (19/2/2012). Arsitektur bangunan rumah tradisional ini mengadaptasi arsitektur tahan gempa. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMORumah Gadang di Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (19/2/2012). Arsitektur bangunan rumah tradisional ini mengadaptasi arsitektur tahan gempa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Arsitektur Minang pada rumah adat di Sumatera Barat, dianggap memiliki nilai budaya tinggi. Tak mengherankan jika struktur rumah adat ini banyak ditampilkan untuk beragam fungsi arsitektur baru.

Arsitektur Minang juga dinilai sebagai potensi arsitektur daerah yang kaya filosofi dengan ragam adat budayanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di antaranya terdapat dalam bentuk Rumah Gadang dengan atap bagonjong yang kerap digunakan mewakili bangunan ciri khas Indonesia di berbagai kesempatan.

Guna mengelaborasi kekhasan arsitektur Minang, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Barat bersama Kenari Djaja dan Majalah Asrinesia Memperingati HUT ke-76 Republik Indonesia,  menyelenggarakan seminar virtual tentang Arsitektur Beradat di Ranah Minang, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Konsep Neo-Vernakular Rumah Adat Lampung, Sarat Ornamentasi

Mantan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Barat Arsitek Dhasmayzal mengatakan, 
arsitektur Rumah Gadang direncanakan dengan penuh pertimbangan adat istiadat yang memperlihatkan tata cara dan struktur masyarakat sebagai budaya adiluhung.

"Penampilan indah arsitektur tradisional ini sangat memukau wisatawan saat berkunjung ke ranah Minang," kata Dhasmayzal.

Kehidupan masyarakat dengan adat istiadatnya, masih terlihat pada beberapa peninggalan bersejarah rumah adat di kawasan Solok Selatan yang berhasil dipugar dan direvitalisasi oleh Pemerintah Daerah bersama para arsitek berpengalaman.

Melalui pengalaman pemugaran ini, Nadia Purwestri dari Pusat Dokumentasi Arsitektur memperlihatkan betapa indahnya desain dan konstruksi tradisional Rumah Gadang serta rumah adat Minang lainnya yang mampu bertahan sekian lama.

Meski diakui memiliki keindahan khas, dan dikagumi wisatawan, masyarakat Minang dapat menerima nilai-nilai modernitas yang dipadukan dengan filosofi tradisional.

Kehadiran Masjid Raya Sumatera Barat yang dirancang oleh Arsitek Rizal Muslimin membuktikan hal ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.