Rusun Khusus Paramedis Grorontalo Utara Dibangun Rp 17,9 Miliar

Kompas.com - 23/06/2021, 16:00 WIB
Rusun Paramedis di Gorontalo Utara Kementerian PUPRRusun Paramedis di Gorontalo Utara

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Rumah Susun (Rusun) yang diperuntukkan bagi tenaga paramedis di Gorontalo Utara. 

Rusun yang dibangun senilai Rp 17,9 miliar tersebut ditargetkan akan selesai pembangunanya Desember 2021 atau 240 hari kerja sejak dimulai 29 April.

"Kami ingin tenaga medis bisa tinggal dengan nyaman sehingga kesehatan mereka juga terjaga dengan baik,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul hamid dalam keterangannya, Rabu (23/07/2021).

Khalawi menjelaskan pembangunan Rusun tenaga paramedis di Gorontalo Utara akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I.

Baca juga: Selesai Juli, Rusun Atlet di Bandung Dilengkapi Furnitur dan Ruang Gym

Saat ini Direktorat Jenderal Perumahan telah melaksanakan prosesi Peletakan Batu Pertama atau Groundbreaking pembangunan Rusun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyebut bahwa rumah susun tersebut berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara dan diperuntukkan bagi tenaga paramedis yang bertugas di Rumah Sakit dr. Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara.

Rusun ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Tata Guna Pratama dan konsultan PT Bermuda Konsultan.

Rusun ini dibangun diatas lahan 1,3 hektar dengan konstruksi bawah yaitu bored pile dengan diameter 80 centimeter dengan kedalaman sampai 9 meter.

Dirancang setinggi tiga lantai dengan 40 unit hunian tipe 36, rusun ini dilengkapi dengan fasilitas standar gedung negara serta bantuan PSU pendukung.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menambahkan, kebutuhan hunian sementara bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit dr. Zainal Umar Sidiki ini masih belum maksimal dikarenakan tenaga medis yang berjumlah 287 orang.

Sekitar 50 persen petugas paramedis saat ini juga masih tinggal di luar Gorontalo Utara sehinggah menjadi kendala terhadap pelayanan medis untuk masyarakat.

Untuk diketahui, Kabupaten Gorontalo Utara pada tahun 2021 ini mendapatkan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 250 unit yang masuk pada tahap pertama.

Setiap Kepala Keluarga mendapatkan alokasi anggaran sebanyak Rp 20 juta yang terbagi pada alokasi pembelian bahan bangunan senilai Rp 17,5 juta dan pembayaran upah tukang senilai Rp 2,5 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X