Kompas.com - 13/06/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi atap rumah. PIXABAY/DIDGEMANIlustrasi atap rumah.

KOMPAS.com - Atap rumah memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah bangunan.

Atap rumah yang kokoh dapat melindungi Anda dari terik matahari, hujan deras, serta fenomena atau kondisi cuaca ektrem lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, sama seperti bagian bagunan lain pada umumnya, atap rumah juga memiliki usia dan ketahanan yang semakin lama semakin berkurang.

Anda harus dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti atap rumah.

Baca juga: Waspada Atap Rumah Bocor, Ini Cara Mendeteksi dan Solusinya

Ketika Anda membiarkan atap rapuh dan tak menggantinya, akan berisiko terhadap keamanan Anda di rumah.

Berikut 6 tanda Anda perlu mengganti atap rumah:

1. Berusia 30 tahun

Atap bermaterial tanah liat biasanya memiliki usia yang cukup lama yaitu sekitar 20 hingga 30 tahun.

Atap ini dinilai awet dan juga dapat mencegah panas sinar matahari masuk ke dalam ruangan rumah Anda.

Sementara itu, atap yang bermaterial asbes relatif lebih singkat usianya hanya berkisar antara 4 sampai 5 tahun saja.

Secara umum atap juga sangat bergantung pada kondisi cuaca setempat, atap dapat bertahan sedikit lebih lama di daerah yang lebih dingin dibandingkan atap di iklim yang lebih panas.

Jika usia atap sudah pada batas pemakaiannya, Anda perlu segera menggantinya dengan atap yang baru.

2. Periksa dan perbaiki atap secara bertahap

Untuk mengetahui seperti apa kondisi atap rumah Anda, hal yang perlu dilakukan adalah memeriksanya bagian atap rumah.

Anda dapat periksa satu-persatu dan temukan bagian atap yang sudah mulai rusak, bolong atau bocor, percah dan juga rapuh.

Jika menemukan hal itu, segeralah menggantinya dengan atap yang baru.

Cara ini dinilai juga sangat efisien agar penggantian atap tidak dilakukan secara keseluruhan sehingga dapat menghemat pengeluaran Anda.

Selain itu, selama beraktifitas Anda juga perlu memeriksa setiap ruangan yang mengalami kebocoran.

Boleh jadi, bocor itu disebabkan karena adanya atap atau genteng yang rusak dan bermasalah.

3. Atap berlumut

Salah satu tanda atap yang harus diganti adalah adanya lumut yang menempel pada atap rumah Anda.

Atap yang berlumut artinya mengalami kelembaban di mana hal seperti ini menandakan bahwa atap rumah rapuh.

Karena rapuh, atap yang lembab ini berisiko terhadap kebocoran. Segeralah mengganti setiap atap yang sudah berlumut dan tidak layak pakai ini.

Hal itu juga untuk menyelamatkan agar atap yang masih bagus tidak terpengaruh dengan kondisi atap yang buruk.

4 .Atap memudar dan kendur

Atap rumah yang memudar karena paparan matahari dan faktor alam lainnya ini menjadi penanda bahwa usia atap rumah Anda sudah tua.

Pemudaran ini juga biasanya diikuti oleh adanya bagian atap yang sudah mulai kendur strukturnya.

Jika mengalami hal itu, bertindaklah cepat, memanggil pekerja profesional dan perbaikilah atap rumah Anda dengan menggantinya dengan yang baru.

Meski terkesan tidak terlalu membahayakan, tetapi risikonya kana terus meningkat dari hari ke hari.

5. Naiknya biaya AC di rumah

Salah satu cara pasti untuk mengetahui bahwa atap Anda tidak berfungsi sebaik yang seharusnya tanpa harus memeriksanya adalah dengan memantau tagihan energi.

Jika Anda merasa semakin mahal biaya untuk memanaskan atau mendinginkan rumah, kemungkinan besar penyebabnya adalah atap.

Karena memburuk, menjadi kurang efisien sebagai isolator, membiarkan udara hangat keluar di musim dingin.

Walhasil sistem AC Anda perlu bekerja ekstra untuk mengimbangi udara yang keluar.

6. Bocor

Bocor menjadi salah satu penanda bahwa atap rumah Anda bermasalah.

Anda bisa saja memperbaiki atap yang bocor itu dengan menambalnya tetapi itu bukan solusi.

Sebaiknya mengganti dengan atap yang baru, untuk mencegah kebocoran rumah secara sempurna.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.