Bangun 6.000 MCK di Seluruh Pondok Pesantren, Pemerintah Siapkan Rp 1,2 Triliun

Kompas.com - 26/04/2021, 19:00 WIB
MCK di pondok pesantren. Dok. Kementerian PUPR.MCK di pondok pesantren.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 6.000 unit fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) akan dibangun di seluruh pondok pesantren/lembaga pendidikan keagamaan (LPK) pada Tahun Anggaran (TA) 2021 senilai Rp 1,2 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dukungan ini diberikan melalui program Padat Karya Tunai (PKT) program penyediaan sarana dan prasarana sanitasi pondok pesantren/LPK.

Selain itu, program penyediaan sarana dan prasarana sanitasi pondok pesantren/LPK ini juga bertujuan untuk mempertahankan daya beli dan membuka lapangan pekerjaan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

“Program infrastruktur kerakyatan atau PKT sangat penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," tutur Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Senin (26/04/2021).

Lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan bilik mandi dan kakus/toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian.

Kemudian, instalasi pengolahan air limbah domestik (IPAL) dengan alokasi anggaran setiap unit sekitar Rp 200 juta.

Baca juga: Dibutuhkan 6.608 Penganggur dan Miskin untuk PKT Infrastruktur di Jawa Timur

Sementara itu, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan, target konstruksi pembangunan MCK di pondok pesantren bakal dimulai menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Di samping sanitasi pondok pesantren/LPK, terdapat enam kegiatan PKT lain yang dilaksanakan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan total anggaran Rp 3,8 triliun.

Keenam kegitatan PKT ini ditargetkan dapat menyerap 183.821 tenaga kerja.

Kegiatan tersebut meliputi Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), dan Tempat Pengolahan Sampah-Reduce Reuse Recycle (TPS3R).

Kemudian, Sanitasi Perdesaan Padat Karya (Sanimas), SPAM Perdesaan Padat Karya (Pamsimas), serta kegiatan kontraktual dengan skema padat karya.

KOTAKU dilaksanakan di 2.099 lokasi dengan anggaran Rp 976,6 miliar, PISEW dilaksanakan di 1.500 kecamatan dengan anggaran Rp 900 miliar, TPS3R di 147 lokasi dengan anggaran Rp 90 miliar.

Kemudian Sanimas dilaksanakan di 5.510 lokasi dengan anggaran Rp 713,73 miliar, Pamsimas di 4.525 desa dengan anggaran Rp 943 miliar, serta kegiatan kontraktual dengan skema PKT di 155 lokasi dengan anggaran Rp 224,9 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Susan dan Puji, Pembeli Apartemen Antasari 45 yang Mangkrak 8 Tahun

Kisah Pilu Susan dan Puji, Pembeli Apartemen Antasari 45 yang Mangkrak 8 Tahun

Apartemen
Kembangkan Jaringan Transportasi Umum, Pemprov DKI Sahkan Pedoman Wayfinding

Kembangkan Jaringan Transportasi Umum, Pemprov DKI Sahkan Pedoman Wayfinding

Berita
Pemerintah Jadikan Alam Sutera dan BSD City Rujukan Bangun IKN, Apa yang Dipelajari?

Pemerintah Jadikan Alam Sutera dan BSD City Rujukan Bangun IKN, Apa yang Dipelajari?

Kawasan Terpadu
Segudang Keuntungan Punya Sertifikat Tanah, Salah Satunya Akses Modal Usaha

Segudang Keuntungan Punya Sertifikat Tanah, Salah Satunya Akses Modal Usaha

Berita
Wajah Baru Pasar Legi Surakarta Berwarna Merah, Diresmikan Puan Maharani

Wajah Baru Pasar Legi Surakarta Berwarna Merah, Diresmikan Puan Maharani

Fasilitas
Sering Dianggap Sama, Carport dan Garasi Punya Perbedaan, Apa Saja?

Sering Dianggap Sama, Carport dan Garasi Punya Perbedaan, Apa Saja?

Beranda
Tol Binjai-Stabat Akan Diresmikan Presiden Jokowi Minggu Depan

Tol Binjai-Stabat Akan Diresmikan Presiden Jokowi Minggu Depan

Berita
Para Pemenang Lixil Architectural Design Competition 2021

Para Pemenang Lixil Architectural Design Competition 2021

Arsitektur
Urgensi Pemindahan dan Alasan Kaltim Dipilih sebagai IKN Nusantara

Urgensi Pemindahan dan Alasan Kaltim Dipilih sebagai IKN Nusantara

Berita
Program PPN DTP Bermasalah di Lapangan, Pemerintah Diminta Segera Benahi

Program PPN DTP Bermasalah di Lapangan, Pemerintah Diminta Segera Benahi

Berita
Trik Mudah Basmi dan Cegah Pertumbuhan Jamur Saat Musim Hujan

Trik Mudah Basmi dan Cegah Pertumbuhan Jamur Saat Musim Hujan

Tips
Polemik Kepemilikan Tanah di Babakan Madang, Ini Penjelasan BPN

Polemik Kepemilikan Tanah di Babakan Madang, Ini Penjelasan BPN

Berita
Ruas Jalan Tol Binjai-Stabat Masuk Rangkaian Uji Laik Fungsi

Ruas Jalan Tol Binjai-Stabat Masuk Rangkaian Uji Laik Fungsi

Konstruksi
Jadi Daya Tarik Pariwisata, KCBN Muaro Jambi Bakal Dilengkapi Rencana Tata Ruang

Jadi Daya Tarik Pariwisata, KCBN Muaro Jambi Bakal Dilengkapi Rencana Tata Ruang

Kawasan Terpadu
Demi MotoGP Mandalika, Pelabuhan Lembar Dipercantik

Demi MotoGP Mandalika, Pelabuhan Lembar Dipercantik

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.