Gereja St Theodore Ikut Menggalang Dana Pembangunan Masjid Termegah di Eropa, Ini Faktanya

Kompas.com - 19/04/2021, 18:01 WIB

Bukan tanpa alasan ternyata desain dinding dan kubah kaca di masjid tersebut digunakan untuk memberikan unsur keterbukaan kepada jamaah.

Unsur keterbukaan lainnya juga terlihat dari tangga-tangga masuk yang bisa langsung terlihat dari jalan.

Kedua arsitek tersebut memang sengaja menjadikan keterbukaan sebagai landasan dasar atau filosofi dalam pembangunan Masjid Koln.

Maksudnya agar masyarakat umum mengenal Islam lebih dekat melalui masjid itu.

Dilengkapi 2 menara setinggi 55 meter, dan kubah yang terbuat dari beton dan kaca. Jika dilihat dari luar maka kubah ini terlihat seperti kuncup bunga.

4. Sempat Mendapat Penolakan

Sebelum Masjid Koln berdiri, perencanaan pembangunan masjid ini sempat mendapatkan penolakan dari warga sekitar pada tahun 2017 lalu.

Meski demikian pembangunan masjid ini akhirnya disetujui oleh Dewan Kota Koln pada Agustus 2008.

Setelah rampung kontruksinya, Masjid Koln kemudian diresmikan pada akhir September 2018 lalu oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pengelolaan masjid dilakukan oleh Persatuan Islam Turki untuk urusan agama Diyanet leri Türk Islam Birli'i (DITIB). Asosiasi ini juga merupakan asosiasi Muslim Turki terbesar di Jerman.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.