Jejak Sejarah Tiga Bangunan Tua yang Disinggahi Sandiaga Uno di Kesawan City Walk

Kompas.com - 31/03/2021, 06:00 WIB

Ini adalah supermarket pertama di Kota Medan, dibangun masa kolonial Belanda.

Dari dinding yang catnya sudah terkelupas tertulis: mulai dibangun pada 1916 oleh arsitek berkebangsaan Jerman G Bos dan diresmikan pada 1919 oleh wali Kota Medan pertama Daniel Baron Mackay.

Bangunan seluas 15 x 30 meter ini memiliki bungker untuk tempat menyimpan barang dagangan.

Supermarket ini menjual berbagai jenis barang, mulai makanan, pakaian, hingga produk elektronik. Menjadi saksi dan bukti kalau sistem perdagangan di Kota Medan sudah maju sejak lama.

Baca juga: Menikmati Kota Medan dari Balik Gedung Tua, Serasa Berada pada Abad 19

Namun hanya bertahan 23 tahun, tutup begitu Jepang masuk ke Kota Medan. Sang pemilik, tahun 1942 memilih pulang kampung ke Belanda karena kondisi Kota Medan yang mulai tidak kondusif.

Sejak ditinggalkan, gedung kokoh itu sempat menjadi kantor departemen tenaga kerja. Setelah itu dibiarkan terlantar dimakan usia dan belukar, lalu terbakar pada 2013.

Tak mau melihat Warenhuis hancur begitu saja, Bobby Nasution memerintahkan OPD terkait untuk mengurusnya. Ditata lagi, dikembalikan wujud aslinya.

"Sejak lama saya katakan, Kesawan harus jadi kawasan heritage. Gedung-gedung bersejarah kita pugar. Kawasan Jalan Ahmad Yani, Perniagaan atau Pajak Ikan Lama sudah mulai direvitalisasi. Dananya pun sudah ada..." kata Bobby.

Usai mengitari gedung dingin bersawang, rombongan menuju rumah Tjong A Fie. Luasnya sekitar 6.000 meter persegi.

Rumah ini resmi dibuka untuk umum pada 18 Juni 2009, sekaligus untuk memperingati ulang tahun perantau sukses berbisnis perkebunan, pabrik sawit, gula serta perkereta-apian yang ke-150 tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.