Sebelum Bus Keperintisan Beroperasi, Jalan Harus Diperbaiki

Kompas.com - 11/03/2021, 12:00 WIB
Bus keperintisan. Dok. Djoko SetijowarnoBus keperintisan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Prasarana jalan harus diperbaiki sebagai prasyarat utama sebelum bus angkutan jalan perintis beroperasi.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengungkapkan hal itu dikutip kepada Kompas.com, Rabu (10/3/2021).

"Prasarana jalan yang rusak tidak akan memberikan kelancaran mobilisasi orang dan barang," tegas Djoko.

Selama ini, penyelengaraan bus angkutan jalan perintis identik dengan kondisi jalan yang rusak.

Jika kondisi jalan tidak segera diperbaiki, sampai kapanpun wilayah tersebut tidak akan berkembang maju dan tak lepas dari ketergantungan terhadap bus keperintisan.

Dalam membuka layanan bus keperintisan, Pemerintah seharusnya dapat memastikan terlebih dahulu bahwa kondisi jaringan jalan sudah baik.

Baca juga: Pertengahan 2021, Bus Trans-Jateng Bakal Punya 6 Rute

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga, bus keperintisan yang beroperasi dapat melancarkan mobilitas orang dan barang yang diangkut.

Pada hakikatnya, pemberian subsidi bagi angkutan perintis adalah lokasi pelayanan sebagai penghubung antara daerah terisolasi, terpencil, dan tertinggal.

Selain itu, tidak ada penyelenggaraan layanan transportasi lainnya dan secara aspek bisnis belum atau tidak menguntungkan.

Penyelenggaraan subsidi angkutan jalan perintis berpedoman pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 73 Tahun 2019.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X