Kompas.com - 25/02/2021, 17:00 WIB
Jonson Lim beberkan tips sukses sebagai broker di Agent Gathering yang digelar Princeton Boutique Living Apartemen di Manhattan Condominium, Kota Medan, Kamis (25/2/2021) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIJonson Lim beberkan tips sukses sebagai broker di Agent Gathering yang digelar Princeton Boutique Living Apartemen di Manhattan Condominium, Kota Medan, Kamis (25/2/2021)

MEDAN, KOMPAS.com - Pandemi telah mengubah seluruh bisnis dan industri properti, termasuk jasa agen atau broker proeprti.

Banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi sebelum mencapai closing atau penutupan transaksi jual-beli properti.

Salah seorang agen properti, Jonson Lim mengatakan, awal dari kesuksesan menjual properti adalah berani bermimpi besar.

Menurutnya, untuk mencapai hasil yang maksimal, kerahkan semua usaha sampai 100 persen.

Jika mengeluh mengapa komisi dan pendapatan yang didapat tidak maksimal, bisa jadi  penyebabnya adalah usaha yang hanya setengah-setengah.

"Saat saya berumur 19 tahun, saya mantapkan diri untuk bermimpi agar bisa sukses sebelum usia 30 tahun. Pada usia tersebut, saya harus terbebas dari kesulitan finansial. Berani memulai adalah awal dari segalanya," kata salah satu motivator yang mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Newland dan Arsitek Taiwan Hadirkan Apartemen Milenial di Medan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang broker harus mulai merencanakan langkah awal, untuk mencapai kesuksesan dengan berani menawarkan properti.

Saat pandemi begini, penjualan dengan tatap muka agak sulit. Menurutnya, orang sukses fokus pada solusi bukan fokus pada masalah dan mengeluh. 

“Be Innovative! Saya berjualan secara online dan membuahkan hasil. Di tengah kondisi properti yang penuh tantangan, sangat penting untuk mengukuhkan mimpi dengan komitmen dan disiplin untuk mencapai penjualan yang maksimal,” papar Jonson

Tidak cukup bekerja keras, harus bisa sabar menghadapi penolakan. Harus ikhlas untuk bisa memberi pengaruh yang maksimal. Jika tidak ikhlas, tidak mungkin bisa menikmati hidup ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X