Kompas.com - 27/01/2021, 12:04 WIB
Dua unit rumah di Klaster DaVinci Perumahan CitraLand Bandar Lampung roboh pada Selasa (26/01/2021). handoutDua unit rumah di Klaster DaVinci Perumahan CitraLand Bandar Lampung roboh pada Selasa (26/01/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com -Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR Arief Sabaruddin mengatakan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SiPetruk dapet berfungsi untuk mengantisipasi terjadinya longsor yang menimpa sejumlah pemukiman masyarakat.

Menurut Arief, kejadian longsor di Sumedang, Jawa Barat, atau kawasan lainnya pada awal tahun 2021 dapat dijadikan contoh yang perlu menjadi perhatian bersama dalam membangun hunian.

"Seperti tingkat kemiringan lahan dan kondisi tanah tidak diperkenankan dibangun di atas lahan dengan kemringan lebih dari 15 persen," ujarnya.

Baca juga: Pilot Project SiPetruk Dimulai Februari 2021

Menurut Arief, bencana tersebut dapat diantisipasi sejak awal apabila pengembang tersebut mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.

“Ini juga seharusnya menjadi parameter khusus bagi Pemerintah Daerah (pemda) dalam menerbitkan izin lokasi perumahan kepada pengembang, agar musibah yang sama seperti ini tidak terulang kembali,” jelasnya.

Arief menyebut aplikasi SiPetruk ditargetkan mulai dapat digunakan pada pertengahan Tahun 2021.

Hingga saat ini PPDPP tengah menyiapkan pilot project yang dapat digunakan sebagai contoh pada Februari 2021.

Aplikasi SiPetruk diluncurkan PPDPP pada 18 Desember 2020 dengan tujuan untuk memastikan hunian yang dibangun oleh para pengembang sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Secara teknis dalam memantau perumahan di lapangan, aplikasi tersebut akan dioperasikan oleh Manajemen Konstruksi (MK) setempat yang telah terdaftar pada Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.