Tren Mobilitas Naik, Industri Perhotelan Bakal Pulih Tahun Ini

Kompas.com - 20/01/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi hotel. shutterstock.comIlustrasi hotel.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski permintaan perjalanan global anjlok 70 persen, para pelaku bisnis perhotelan dan operator pariwisata di Indonesia optimistis pemulihan akan mulai Tahun 2021.

Data dari Google's Mobility Trend menunjukkan, tren rata-rata mobilitas tempat tinggal di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 12 persen pada periode 1 Desember 2020 hingga 12 Januari 2021.

Khusus Jakarta dan Bali, tren mobilitas tempat tinggal juga meningkat masing-masing 15 persen dan 14 persen pada periode tersebut.

Baca juga: Bali Tambah Lima Hotel Baru, Dua di Antaranya Berklasifikasi Mewah

Founder & CEO  Hotel Investment Strategies LLC Ross Woods mengungkapkan hal itu dalam laporan yang diterima Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

"Saat ini, tren mobilitas di Bali, Jakarta, serta Indonesia semuanya positif masing-masing sebesar 14 persen, 15 persen, dan 12 persen," jelas Ross.

Ross melanjutkan, pengembangan dan distribusi vaksin juga turut berkontribusi besar pada pemulihan industri perjalanan domestik maupun internasional pada tahun ini.

Meski begitu, lima dari enam kategori sektor properti pada data tersebut masih menunjukkan angka minus.

Baca juga: Industri Hotel dan Restoran di Jakarta Terpuruk, PHRI Minta Keringanan Pajak

Kelima sektor tersebut adalah ritel dan rekreasi yang mencakup restoran, kafe, pusat perbelanjaan atau mal, taman hiburan, museum, perpustakaan dan bioskop.

Kemudian, kategori  grosir dan apotek meliputi pasar grosir, gudang makanan, pasar pertanian, toko makanan khusus, toko obat, dan apotek.

Lalu tiga kategori lainnya yakni, taman, stasiun transit, serta ruang kerja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X