Kompas.com - 06/01/2021, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan industri dinilai sebagai sektor pertama yang akan bangkit lebih cepat dibandingkan sektor lainnya.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan hal itu dalam konferensi pers virtual, Rabu (6/1/2021).

"Kalau kita lihat, pasar kawasan industri akan menjadi sektor yang bangkit pertama (tahun 2021), karena potensinya yang besar, terlebih saat ekonomi membaik," ujar Ferry.

Adapun jenis industri yang menopang pertumbuhan sektor ini masih berhubungan dengan Teknologi Informasi (IT) seperti data centre (pusat data) karena akan terus berekspansi.

Selain data centree-commerce juga akan menopang kawasan industri sebab membutuhkan gudang dan menjadi pusat distribusi.

Menariknya, industri otomotif berbasis teknologi seperti electric vehicle juga akan makin berkembang.

Baca juga: Pemerintah Percepat Operasionalisasi Kawasan Industri Tahun 2021

"Dan yang konsisten dan tidak terpengaruh Pandemi Covid-19 adalah industri makanan karena merupakan kebutuhan pokok yang terus diperlukan, consumer goods, kimia, dan kesehatan juga menopang industri lainnya," lanjut Ferry.

Menurut rekapitulasi data Colliers International Indonesia pada tahun 2020, industri otomotif mendominasi kawasan industri sebesar 34 persen.

Kemudian, disusul industri makanan sebanyak 22 persen, pusat data 11 persen, minyak dan gas sebanyak 6 persen.

Selanjutnya, industri kimia, pergudangan atau logistik, dan lainnya masing-masing sebanyak 4 persen. 

Lalu, industri tekstil, material gedung, elektronik, plastik sebanyak 2 persen dan terbuncit adalah medis hanya menyumbang sebesar 1 persen.

Dari total lahan kawasan industri yang terserap sepanjang 2020 lalu, Greenland International Industrial Center (GIIC) mendominasi penjualan sebesar 60 persen.

Lalu, Karawang International Industrial City (KIIC) 20 persen dan Artha Industrial Hill 10 persen, serta lainnya 10 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.