Anies Klaim Pengguna Kendaraan Umum Melonjak Berkat Integasi Transportasi

Kompas.com - 20/11/2020, 10:30 WIB
Warga duduk dengan menerapkan social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) mengimbau para penumpang untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya, minimal dalam radius satu meter. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga duduk dengan menerapkan social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) mengimbau para penumpang untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya, minimal dalam radius satu meter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tren pengguna tranportasi publik kian meningkat.

Menurutnya, hal ini tak lepas dari semakin mudahnya akses berikut dengan layanan dan lengkapnya fasilitas transportasi publik terintegrasi yang ada di ibu kota.

"Jadi integrasi dan inovasi ini salah satu poin utamanya. Karena sejak lama transportasi di Jakarta ini memang sudah lama, tetapi saling terpisah sehingga tidak banyak warga yang tertarik menggunakan trasnportasi publik," kata Anies di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Anies menjelaskan setelah gencar melakukan integrasi antar moda trasnportasi publik, dia mengklaim pengguna kendaraan umum melonjak terutama dalam dua tahun terakhir.

Baca juga: Solusi Jakarta Bebas Macet, Anies Bangun 5 Stasiun Integrasi Tambahan

Pada periode 201-2017, penumpang Transjakarta hanya sekitar 360.000 orang per hari. Tetapi sejak tahun 2019 hingga saat ini penumpangnya mencapai 930.000 per hari.

"Jadi ada kenaikan 600.000 penumpang Transjakarta, karena kita melakukan integrasi transportasi publik, bahkan pernah ada diangka 1 juta orang per hari," jelas Anies.

Anies menambahkan, peningkatan pengguna trasnportasi publik ini juga sekaligus menunjukkan bahwa terdapat perubahan perilaku warga dari yang semula memilih menggunaan kendaraan pribadi beralih menggunakan kendaraan umum.

Untuk diketahui, karena perubahan inilah DKI Jakarta meraih penghargaan Sustainable Transport Award (STA) 2021 dari Lembaga Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

Baca juga: Pertama Kali, Jakarta Menangi Sustainable Transport Award 2021

Jakarta dinilai sukses menerapkan dua kebijakan transportasi yaitu integrasi antar-moda transportasi dan upaya menciptakan jalan lingkungan yang ramah pejalan kaki serta pesepeda.

"Jadi yang dinilai itu terobosannya, inovasinya bukan penghargaan atas sistem trasnportasi terbaik, tambah Anies.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X