Orang Asing Tak Bisa Beli Apartemen yang Dibangun untuk Warga Miskin

Kompas.com - 05/11/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi apartemen. vkyrylIlustrasi apartemen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan warga negara asing ( WNA) bisa membeli dan memiliki satuan rumah susun atau apartemen.

Hal ini mengacu pada Pasal 144 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Namun demikian, kesempatan untuk memiliki apartemen ini akan disertai syarat ketat dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang kini tengah disusun.

Satu di antara syarat tersebut adalah, orang asing tidak diperkenankan membeli apartemen yang dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca juga: Orang Asing Boleh Beli Apartemen, Tapi Ada Syaratnya...

"Dalam PP tersebut rumah susun yang diperuntukkan bagi rakyat yang berpendapatan menengah dan rendah, tidak boleh dibeli oleh orang asing," kata Staf Khusus dan Juru Bicara Kementrian ATR/BPN Taufiqulhadi dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Kamis (05/11/2020).

Taufiqulhadi menambahkan, dalam PP tersebut juga nantinya dijelaskan bahwa orang asing hanya dapat membeli sarusun yang dibangun di atas tanah hak guna bangunan (HGB).

Karena dibangun di atas tanah berstatus HGB, artinya WNA tak memiliki hak kepemilikan tanah bangunan. Tetapi hanya hak kepemilikan ruang bangunan.

"Jika rumah susun itu hilang, maka kepemilikan tempat hunian orang asing itu pun akan hilang," ucap dia.

Baca juga: Hak Milik Apartemen WNA Dianggap Bertentangan dengan Reforma Agraria

Selain itu, sarusun yang diperuntukkan bagi WNA akan ditetapkan harganya. Dengan demikian, mereka tidak bebas membelinya.

"Orang asing hanya dapat membeli rumah susun dalam kategori harga tertentu, yang harga tersebut akan ditetapkan dalam Peraturan Menteri (Permen) nanti," katanya.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X