Cukup dengan KTP, Masyarakat Bisa Beli Rumah yang Dibangun ACE Property

Kompas.com - 08/10/2020, 13:02 WIB
PT ACE Property Development menawarkan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah bersubsidi layak huni dan terjangkau. CEO PT ACE Property Development Finddy Wong mengatakan, dari program ini perusahaan menargetkan penjualan Rp 30 miliar. ACE PropertyPT ACE Property Development menawarkan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah bersubsidi layak huni dan terjangkau. CEO PT ACE Property Development Finddy Wong mengatakan, dari program ini perusahaan menargetkan penjualan Rp 30 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT ACE Property Development menawarkan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah bersubsidi layak huni dan terjangkau.

Cukup dengan melampirkan KTP, masyarakat dapat langsung mengajukan KPR dengan proses ringkas dan mudah tanpa dipungut biaya apa pun.

CEO ACE Property Development Finddy Wong menuturkan, program khusus ini ditujukan untuk mengakomdoasi kebutuhan masyarakat Indonesia yang belum memiliki hunian.

Finddy menghitung, terdapat lebih dari 40 persen masyarakat, khususnya di provinsi DKI Jakarta dan Banten, yang tidak memiliki akses terhadap rumah murah.

Di sisi lain, kenaikan gaji yang tidak sebanding dengan lonjakan harga rumah, membuat masyarakat semakin pesimistis untuk memiliki hunian.

Baca juga: UU Cipta Kerja Memungkinkan Negara Menyediakan Rumah Rakyat Gratis

Menurut dia, kendala klasik yang dihadapi masyarakat hingga saat ini adalah uang muka atau down payment (DP) dan biaya-biaya proses untuk melakukan pembelian rumah dan KPR bank.

Melihat hal ini, PT ACE Property Development menawarkan akses universal hunian murah, layak, dan mudah.

Selain tanpa DP, konsumen hanya perlu membayar angsuran berkisar Rp 900.000 hingga Rp 1,2 juta per bulan. Jumlah ini sangat kompetitif apabila dibandingkan biaya sewa atau kontrak.

Dalam merealisasikan program ini, PT ACE Property Development menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Bank BJB, dan Bank BNI.

Konsumen dapat memilih rumah di empat proyek yang dikembangkan PT ACE Property Development yakni Pesona Sepang, Pondok Angsana Indah, Pondok Gelam Indah dan Pondok Walantaka Indah dengan harga per unit sekitar Rp 150 juta.

 

"Dari program ini, kami menargetkan penjualan sekitar Rp 30 miliar," ungkap Finddy menajwab Kompas.com, Kamis (8/10/2020).

Ke depan, perusahaan juga akan terus memegang komitmen membangun hunian terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Saat ini, PT ACE Property development memiliki dan menguasai cadangan lahan seluas 7,8 hektar yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan properti murah.

Bahkan, pada tahun 2021, mereka berencana mengembangkan tiga proyek sekaligus. Dua di antaranya di Kota Serang, dan satu di Kabupaten Tangerang.

Perkiraan investasi untuk mengembangkan ketiga proyek tersebut sekitar Rp 20 miliar dengan harga patokan per unit serentang Rp 158 juta-Rp 178 juta.

"Patokan harga ini mengikuti ketetapan Pemerintah Pusat," tuntas Finddy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarif Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang Naik 17 Januari 2021

Tarif Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang Naik 17 Januari 2021

Berita
Intip, Strategi Adhi Commuter Properti Kejar Rp 1,3 Triliun di Tengah Pandemi

Intip, Strategi Adhi Commuter Properti Kejar Rp 1,3 Triliun di Tengah Pandemi

Berita
Sektor Properti Bangkit jika Pertumbuhan Ekonomi di Atas 4,8 Persen

Sektor Properti Bangkit jika Pertumbuhan Ekonomi di Atas 4,8 Persen

Berita
Terkendala Covid, Sertifikasi Tanah di Seluruh Indonesia Tak Penuhi Target

Terkendala Covid, Sertifikasi Tanah di Seluruh Indonesia Tak Penuhi Target

Berita
Tarif Tol JORR Naik hingga Rp 1.500, Minggu 17 Januari Resmi Berlaku

Tarif Tol JORR Naik hingga Rp 1.500, Minggu 17 Januari Resmi Berlaku

Berita
Ditjen Bina Marga Kirim Alat Berat, Buka Jalur Evakuasi Korban Gempa Majene

Ditjen Bina Marga Kirim Alat Berat, Buka Jalur Evakuasi Korban Gempa Majene

Berita
Tanggap Bencana Gempa Majene, Ditjen Cipta Karya Fasilitasi Air Bersih dan Toilet Umum

Tanggap Bencana Gempa Majene, Ditjen Cipta Karya Fasilitasi Air Bersih dan Toilet Umum

Berita
Tarif Baru Tol Cipularang dan Padaleunyi Berlaku 17 Januari, Ini Rinciannya

Tarif Baru Tol Cipularang dan Padaleunyi Berlaku 17 Januari, Ini Rinciannya

Berita
Siap-siap, Tarif Tol JORR-S dan Akses Tanjung Priok Juga Naik

Siap-siap, Tarif Tol JORR-S dan Akses Tanjung Priok Juga Naik

Berita
Jokowi Ungkap Alasan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar Tahun 2021

Jokowi Ungkap Alasan Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar Tahun 2021

Berita
Menengok Rumah Ramah Lingkungan di Desa Terapung Amsterdam

Menengok Rumah Ramah Lingkungan di Desa Terapung Amsterdam

Arsitektur
Perkiraan Serapan Anggaran Kementerian PUPR Akhir Januari Rp 14,8 Triliun

Perkiraan Serapan Anggaran Kementerian PUPR Akhir Januari Rp 14,8 Triliun

Berita
Jumat Ini, 982 Paket Pekerjaan Infrastruktur Rp 12,5 Triliun Diteken

Jumat Ini, 982 Paket Pekerjaan Infrastruktur Rp 12,5 Triliun Diteken

Berita
[POPULER PROPERTI] Minggu 17 Januari, Tarif Integrasi Tol Japek dan Tol Layang Resmi Berlaku

[POPULER PROPERTI] Minggu 17 Januari, Tarif Integrasi Tol Japek dan Tol Layang Resmi Berlaku

Berita
Kantongi Rp 520 Miliar dalam 6 Bulan, Cipta Harmoni Rilis Klaster Kedua The Sanctuary Collection

Kantongi Rp 520 Miliar dalam 6 Bulan, Cipta Harmoni Rilis Klaster Kedua The Sanctuary Collection

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X