Raup Rp 2,28 Triliun, Penjualan Lippo Karawaci Didominasi Rumah Murah

Kompas.com - 07/10/2020, 19:40 WIB
Ilustrasi proyek pembangunan Meikarta. Dok. MeikartaIlustrasi proyek pembangunan Meikarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Lippo Karawaci Tbk ( LPKR) mencatat marketing sales sepanjang tiga kuartal Tahun 2020 senilai Rp 2,28 triliun.

Angka ini meningkat 100 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp 1,2 triliun.

CEO LPKR John Riady mengungkapkan, proyek perumahan dengan harga terjangkau tetap menjadi pendorong penjualan, mewakili 51 persen dari total penjualan atau Rp 555 miliar.

Kemudian disusul proyek Tanjung Bunga di Makassar dengan perolehan Rp 178 miliar atau naik 52 persen dari tahun lalu senilai Rp 117 miliar.

Selanjutnya San Diego Hills yang menyumbang penjualan Rp 149 miliar atau meningkat 37 persen dibanding tahun 2019 sneilai Rp 109 miliar.

Baca juga: Lippo Karawaci Resmi Tutup Atap Perkantoran Holland Village Jakarta

Dengan pencapaian ini, perusahaan optimistis dapat melampaui target marketing sales hingga akhir tahun sebesar Rp 2,5 triliun.

Target ini diharapkan dapat terwujud dari penjualan sejumlah proyek antara lain kawasan komersial baru di Lippo Village (termasuk konsep SoHo), dan penyelesaian terjadwal proyek-proyek yang ada.

LPKR tercatat meluncurkan lima klaster Cendana Homes, yang merupakan pengembangan perumahan tapak terjangkau pertama di kota mandiri Lippo Village.

“Seluruh klaster terjual habis dalam waktu empat hingga enam jam sebanyak 651 unit sdengan harga serentang Rp 700 juta hingga Rp 1,5 miliar,” ujar John dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (7/10/2020).

Kinerja LPKR ini juga didukung anak usaha, yakni PT Lippo Cikarang Tbk yang menawarkan klaster ketiga di Waterfront Estates bernama Travertine pada Agustus lalu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X