Si Ganteng Pengawal Ruang Laut, Birokrat Panutan

Kompas.com - 29/09/2020, 14:22 WIB
Dr. Ir. Aryo Hanggono DEA dokumen pribadiDr. Ir. Aryo Hanggono DEA

SENIN subuh, hati saya terhentak, menerawang kosong menyusuri kembali lorong-lorong sepi ruang Intensive Care Unit (ICU), dan ruang isolasi sambil menangis.

Sebagai penyintas, kepergian seorang panutan melalui pergulatan dengan virus Covid-19 membuat saya menyadari kebesaran Yang Maha Agung.

Ketika jendela di seberang itu terkuak dan membukakan pandangan di sana untuk kita, maka semua purna sudah jejak langkahnya.

Nun di seberang sana pernah kulihat ada nuansa bahagia yang begitu tenang, mengalunkan puja puji dan mengisi relung-relung jiwa ini dengan kesejukan luar biasa.

Dunia perencanaan Indonesia sangat terpukul.

Dunia perencanaan Indonesia kehilangan salah satu putera terbaiknya, Dr. Ir. Aryo Hanggono DEA, Dewan Penasihat Ikatan Ahli Perencanaan (IAP).

Dia seorang perencana senior yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Perencanaan dan Pemanfaatan Ruang Laut di Kementerian KKP.

Seorang perencana senior Indonesia yang mendedikasi kan hidupnya untuk memajukan perencanaan matra laut yang kini disadari bangsa ini sebagai harta yang teramat berharga dan strategis.

Di tengah intensitas pembahasan UU Cipta Kerja, rumpun integrasi penataan ruang baik laut, darat dan udara menjadi sangat krusial.

Isu ego sektoral dan kepentingan begitu sarat, membuat omnibus law ini bukanlah hal sederhana untuk diselesaikan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X